Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
PDAM
Kejari Trenggalek Mantan Direktur PDAM Menjadi Tersangka
Tuesday 06 Nov 2012 16:04:16

Kejaksaan Negeri Trenggalek.(Foto: Ist)
JATIM, Berita HUKUM - Kejaksaan Negeri Trenggalek, Jawa Timur, menetapkan mantan direktur PDAM Suprapto sebagai tersangka korupsi dana penyertaan modal senilai Rp4,5 miliar pada APBD perubahan 2008.

"Kami menyimpulkan adanya penyimpangan dan potensi kerugian negara dalam penggunaan dana tersebut, hari ini secara resmi status penyelidikan kami tingkatkan menjadi penyidikan dan menetapkan tersangka inisial 'S' (Suprapto), mantan direktur PDAM Trenggalek," kata Kajari Trenggalek, Adianto, Senin.

Penetapan tersangka tersebut setelah tim kejaksaan melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap belasan saksi, mulai dari karyawan PDAM Trenggalek, mantan bupati serta mantan sekretaris daerah.

Kejaksaan menduga telah terjadi penyimpangan dana senilai Rp800 juta, yang seharusnya digunakan untuk membiayai proyek pipanisasi tetapi justru digunakan untuk proyek pembukaan jalan menuju sumber air bayong di Desa Botoputih, Kecamatan Bendungan. Padahal proyek tersebut telah ditanggung oleh APBN.

Adianto menambahkan, proyek jalan tersebut juga tidak melalui tahapan lelang sesuai dengan peraturaan presiden nomor 84 tahun 2003 tentang pengadaan barang dan jasa yang berlaku pada saat itu.

setiap proyek-proyek besar harus melalui proses pengusulan sebelumnya dan tidak bisa langsung ditetapkan dalam jangka waktu yang singkat.

Persetujuan penyertaan modal senilai Rp4,5 miliar tersebut dilakukan pada ABPD Perubahan tahun 2008, bersamaan dengan kucuran proyek APBN berupa pemipaan jaringan induk PDAM di Desa Bayong, Kecamatan Bendungan melalui satuan kerja pengembangan kinerja pengelolaan air minum Direktorat Jenderal Cipta Karya, Jawa Timur.

"Proyek APBN itu tentunya sudah komplit meliputi jaringan pemipaan termasuk mobilisasi, pengangkutan dan segala macamnya, sesuai dengan yang tercantum dalam kontrak, tapi kenapa sebagian dana penyertaan modal PDAM tadi justru di gunakan untuk proyek tersebut (pembangunan jalan)," ujarnya.

Tim penyidik kejaksaan mengaku akan lebih mendalami kasus tersebut pada tahap penyidikan, termasuk adanya dugaan dobel anggaran antara APBN dengan APBD.

"Yang jelas penyidikan penggunaan dana penyertaan modal itu kami berpedoman pada perbup (peraturan bupati) nomor 4 tahun 2007 tadi, di sana sudah jelas untuk apa dana Rp4,5 miliar itu digunakan," kata Adianto.(kjs/bhc/rby).


 
Berita Terkait PDAM
 
Tim Tabur Kejati Sumut Berhasil Tangkap Buronan Pejabat di PDAM Tirtanadi Medan
 
Terkait Pasokan Air, Tokoh Masyarakat Labuan Bajo Sesalkan Sikap PDAM
 
Diduga Korupsi, Dirut PDAM Makassar Haris Yasin Limpo Dilaporkan ke Kejaksaan
 
PDAM: Sungai Mahakam Terkoneksi Air Asin, Distribusi Air ke Pelanggan Terganggu
 
PATTIRO: Cegah Kebocoran di PDAM, Sudah Waktunya Perlindungan Whistleblower
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]