Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
DPO
Kejagung Kembali Menangkap Tiga DPO
Wednesday 07 Nov 2012 18:58:34

Kejaksaan Agung RI.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Intelijen Kejaksaan Agung hari ini (1/11) berhasil menangkap tiga orang yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Ketiga orang tersebut adalah Buyung Harjana Hamna dari DPO Kejati Yogyakarta, Pudjo Edi Triono dari DPO Kejati Yogyakarta, dan Abdul Hamid Rahim dari DPO Kejati Makassar.

Buyung Harjana Hamna yang merupakan seorang wiraswasta dan advokat ini ditangkap atas kasus penipuan pulsa yang dilakukannya pada tahun 2009. Aksi penipuannya ini menyebabkan kerugian hingga lebih dari Rp 1 milyar. Buyung ditangkap di Makassar, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan putusan Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor: 533 K /Pid/2011 ia dijatuhi hukuman tahanan 4 tahun penjara, denda Rp 200 juta, selain itu diwajibkan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 2,5 milyar.

Pudjo Edi Triono ditangkap di Condong Catur, Sleman, Yogyakarta. Pudjo adalah seorang direktur di Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) Metaram yang menjadi tersangka atas kasus pidana korupsi dalam proyek pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi di Yogyakarta pada tahun 2003, 2004, dan 2005.

Penangkapan Abdul Hamid Rahim terkait dengan kasus korupsi pada proyek pembebasan tanah untuk lokasi pembangunan Gedung Celebes Convention Centre (CCC) di Makassar pada tahun 2005. Tindak korupsi yang dilakukannya menyebabkan kerugian uang negara hingga Rp 3,4 milyar.

Abdul ditangkap di sebuah peternakan kambing di Jalan Adipura, Makassar. Berdasarkan Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor: 2550 K /Pid.Sus/2010 Pensiunan PNS ini dijatuhi hukuman kurungan selama 4 tahun penjara, denda sebanyak Rp 200 juta, dan kewajiban untuk mengganti uang sebesar Rp 2,5 milyar.(kjs/bhc/rby).


 
Berita Terkait DPO
 
KPK Bawa 3 Koper Setelah Geledah Rumah Wantimpres Era Jokowi
 
Tim Tabur Kejaksaan Tangkap DPO Kejati Kaltim, Terpidana Kasus Pertambangan
 
Terpidana Abednego Buronan Kejari Samarinda, Diamankan Tim AMC Kejagung di Dompu NTB
 
DPO Wicang Terpidana Kasus Sabu-Sabu di Samarinda Akhirnya Ditangkap
 
Kejati Kalbar Berhasil Tangkap Buronan Kejari Pontianak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]