Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Komisi VIII
Kehadiran Anggota DPR Tidak Hanya di Paripurna, Tapi Juga di Rapat-Rapat Lainnya
Friday 17 May 2013 21:31:51

Wakil Ketua Komisi VIII, Jazuli Juwaini.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Jazuli Juwaini saat dijumpai wartawan di Gedung Nusantara III, Senayan Jakarta,Jumat (17/5) mengatakan bahwa sebagai anggota DPR RI ia cukup menghormati transparansi yang dilakukan BK (Badan Kehormatan) DPR terkait daftar kehadiran anggota yang disebarluaskan ke publik. Ia berharap koleganya sesama anggota DPR tidak tersinggung atas kebijakan tersebut.

Meski demikian, ditambahkan Jazuli ia juga meminta agar BK menyajikan daftar kehadiran itu secara komperhensif atau menyeluruh. Karena menurut Jazuli, kehadiran anggota dewan itu tidak hanya di rapat paripurna, melainkan juga ada rapat-rapat lain seperti di rapat Komisi, Rapat Pansus (Panitia Khusus), Rapat Panja (Rapat Panitia Kerja) atau pun saat anggota dewan turun langsung ke masyarakat.

“Kalau hanya daftar hadir di rapat paripurna saja ya itu kurangfair, karena kehadiran anggota dewan pada kegiatan DPR itu kan tidak hanya pada rapat paripurna saja, melainkan rapat-rapat lainnya juga, bahkan jika memang memungkinkan daftar hadir ketika anggota dewan turun ke masyarakat juga harus disajikan,”jelas Jazuli pada wartawan usai mengikuti dialog di RRI.

Walau begitu, ia meminta kepada anggota dewan lainnya agar apa yang disampaikan BK itu menjadi sebuah masukan untuk intropeksi diri, agar kedepannya bisa lebih meningkatkan lagi kualitas dan kinerjanya. Jazuli yakin, anggota dewan memiliki banyak kesibukan lain, namun ia berharap agar hal itu tidak mengganggu tugas dan kinerja sebagai anggota dewan yang notabene adalah sebagai wakil rakyat.(ayu/dpr/bhc/rby)


 
Berita Terkait Komisi VIII
 
Data Kemiskinan di Indonesia Belum Akurat
 
Program KUBE Butuh Penasihat Usaha
 
Anggota Komisi VIII Tidak Puas Kinerja Kementerian Agama
 
Pemerintah Perlu Evaluasi Program Bantuan Masyarakat Miskin
 
Komisi VIII Kecewa pada Kementerian PP & PA
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]