Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Kebakaran
Kebakaran di Arizona, 19 Pemadam Tewas
Monday 01 Jul 2013 16:12:20

Kebakaran lahan yang cepat menyebar di Arizona AS, menewaskan 19 pemadam kebakaran.(Foto: Ist)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Setidaknya 19 orang pemadam kebakaran Amerika Serikat meninggal ketika bertugas memadamkan kebakaran di pusat kota di Arizona, kata pejabat setempat.

Mereka tewas ketika berjuang memadamkan api yang mengancam kota Yarnell, sekitar 130 km sebelah barat laut kota Phoenix.

Api bermula dari sambaran petir pada Jumat (28/6) lalu kemudian menyebar dengan cepat karena hawa panas, cuaca kering, dan angin kencang.

Arizona dan beberapa wilayah lain di bagian barat Amerika Serikat -termasuk California- tercatat berada pada temperatur tinggi akhir pekan lalu.

"Telah dikonfirmasi bahwa 19 pemadam kebakaran meninggal dalam upaya pemadaman kebakaran di Yarnell Hill di Arizona," dinas pemadam kebakaran Amerika Serikat mengatakan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari kantor berita Reuters.

Mereka meminta "doa untuk para keluarga dan teman-teman para pemberani ini."

Dievakuasi

Sekitar 200 pemadam kebakaran berjuang melawan api yang dengan cepat menyambar dan mendekati area ini.

Setidaknya penghuni 50 rumah di sekitar Yarnell telah dievakuasi ke sebuah sekolah di lingkungan itu, wartawan setempat Andy Greenberg mengatakan kepada BBC.

Sementara puluhan orang di seluruh wilayah barat Amerika SerikatKlik dirawat karena menderita dehidrasi dan kelelahan selamaKlik beberapa hari terakhir ini. Wilayah ini dilanda hawa panas yang membakar.

Suhu udara di beberapa wilayah diprediksi mencapai 54 derajat celsius hampir mendekati rekor dunia selama ini.(bbc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Kebakaran
 
Kebakaran Kembali Terjadi di Samarinda, Hanguskan 8 Rumah dan 48 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
 
KM Prince Soya Tujuan Samarinda Terbakar di Pelabuhan Parepare
 
Kebakaran Ruko Tiga Pintu di Samarinda, 7 Orang Meninggal Dunia
 
Pemukiman Padat Penduduk di Samarinda Seberang Terbakar, 15 Bangunan Jadi Arang
 
Berita Terbakar Kapal LCT PT Baroka Sangat Mendiskreditkan, Masalah Korban dan Kerugian Semua akan Ditanggung Perusahaan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]