Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Kebakaran Hutan
Kebakaran Hutan di Cile Meluas
Friday 10 Jan 2014 14:46:41

Ilustrasi, Kebakaran Hutan.(Foto: Istimewa)
CHILE, Berita HUKUM - Pemerintah Cile telah menyatakan peringatan kesehatan di empat negara bagian akibat asap yang kian menyebar yang berasal dari terbakarnya dari puluhan titik kebakaran hutan.

Kebakaran dengan 70 titik api yang terpisah telah menghancurkan 16.000 hektar lahan atau sekitar delapan kali lebih luas dari kebakaran hutan yang terjadi tahun lalu.

Asap tebal melanda ibukota, Santiago, yang merupakan tempat tinggal bagi sekitar 40% warga Cile dan menciptakan kondisi udara terburuk dalam tujuh tahun terakhir.

Angin kencang dan suhu tinggi telah menghambat kerja petugas pemadam kebakaran
Pejabat kota Santiago mendesak warga untuk menghindari berolahraga di luar ruangan, seperti berlari dan naik sepeda.

Peringatan kesehatan juga telah dinyatakan di Valparaiso di wilayah barat dan Araucania dan Maule, di sebalah selatan Santiago.

Seperti dikutip dari kantor berita AP, pemerintah Santiago memperingatkan warganya mengenai kualitas udara yang buruk. "Kita hanya dapat melihat level kontaminasi yang sangat tinggi," kata Wakil Kementrian Kesehatan Jorge Diaz.(BBC/bhc/rby)


 
Berita Terkait Kebakaran Hutan
 
• Penanganan dan Mitigasi Karhutla, Komisi IV Dukung KLHK Perbanyak Pelibatan Masyarakat
 
• Panglima TNI: Tanpa Kebersamaan Karhutla Tidak Dapat Diatasi
 
• Kebakaran Hutan Australia: PM Akui Kesalahan Penanganan Kisis Karhutla di Negaranya
 
• Negeri di Atas (Awan) Asap!
 
• Bencana Asap Karhutla Coreng Diplomasi Sawit Indonesia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]