Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus PLN
Kasus Suap PLTU Riau 1, LSM Jokowi Watch Bakal Demo Minta KPK Tahan Dirut PLN
2018-12-08 14:49:10

Ilustrasi. Huruf timbul logo KPK di gedung KPK, Jakarta.(Foto: BH /mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pasca pembacaan dakwaan terhadap terdakwa kasus suap PLTU Riau 1 saat sidang awal Selasa (4/10) lalu di PN Tipikor Jakarta, usai Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait kasus gratifikasi Eni Saragih dalam projek Riau 1 secara gamblang menyebutkan nama Dirut, petinggi PLN serta mantan Direktur Pengadaan yang kini menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina. LSM yang tergabung dalam Jokowi Watch bakal melancarkan aksi demonstrasi pada, Selasa (12/12) besok lusa guna menuntut keadilan dan penegakan hukum hingga tuntas ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami dari LSM Jokowi Watch akan melakukan aksi demo menuntut KPK pekan depan untuk secara tegas dan tanpa takut untuk menahan Direktur Utama PLN Sofyan Basyir dan Nicke Widyawati mantan Dirut Pengadaan dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau 1," demikian ungkap Direktur Jokowi Watch, Tigor Sitorus, Sabtu (8/12).

Soalnya, menurut koordinator Jokowi Watch tersebut, dalam persidangan Tipikor Eny Saragih dalam kasus OTT Gratifikasi projek Riau 1 menyebutkan keterlibatan secara jelas SB dan NW dalam mengatur projek PLTU Riau 1.

"Untuk itu kami akan memberikan aksi dukungan di Istana Negara dan Kantor Meneg BUMN untuk aksi mogok Serikat Pekerja PT PLN yang sangat khawatr terjadi kebangkrutan akibat meruginya PLN sebanyak puluhan triliun akibat banyak korupsi," pungkasnya.(bh/mnd)


 
Berita Terkait Kasus PLN
 
Hakim Tipikor Vonis Bebas Mantan Bos PLN Sofyan Basir
 
KPK Mulai Intensif Dalami Peran Mantan Dirut PLN dalam Kasus Proyek PLTU Riau-1
 
KPK Jadwalkan Periksa Direktur PLN Regional Sulawesi dan Kalimantan
 
Dugaan Korupsi Tender MVPP PLN, KPK Didesak Periksa Jampidsus Adi Toegarisman
 
KPK Cegah dan Tangkal Dirut PLN Nonaktif Sofyan Basir
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]