Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Bank BJB
Kasus Kredit BJB ke PT CIP, 2 Saksi Mangkir Panggilan Penyidik Kejagung
Thursday 29 Aug 2013 00:26:50

Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, Setia Untung Ari Muladi.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) masih melakukan pemanggilan para saksi terkait kasus dugaan korupsi pengucuran kredit Bank Jawa Barat dan Banten (BJB Persero) kepada PT Cipta Inti Permindo (PT CIP) senilai Rp 55 miliar.

"Terkait dugaan tindak pidana korupsi BJB kepada PT. CIP dari pukul 10:00 WIB diperiksa saksi Patima, Direktur PT. Dana Simba yang terkait dengan penggunaan PT saksi sebagai vendor yang diduga fiktif untuk melaksanakan pengadaan bahan baku pakan ikan," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi kepada Wartawan, Rabu (28/8) di Gedung Puspenkum Kejagung.

Namun 2 orang saksi belum dapat dihadirkan penyidik pada hari ini. "Adapun Saksi Harta Sumiati selaku Direktur CV. Nirwana dan Darwan H, Staf PT. E-Farm BI tidak hadir memenuhi panggilan," ujar Untung.

Dijelaskan Untung, bahwa dugaan kuat terkait korupsi ini muncul, karena penyidik Kejagung menemukan adanya kesalahan prosedural dalam pengucuran kredit oleh Bank BJB dan uang yang dikucurkan tidak digunakan sebagaimana peruntukannya.

Berangkat dari temuan tersebut, untuk sementara 6 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung termasuk Elda Devianne Adiningrat yang beralasan sakit dan pemulihan. Tersangka lainnya yaitu Direktur PT CIP Yudi Setiawan, Direktur Komersial PT E Farm Bisnis Indonesia Deni Pasha Satari, Manajer Komersial BJB Cabang Surabaya Eri Sudewa Dullah, Dirut PT E Farm Bisnis Indonesia sekaligus karyawan PT Sang Hyang Sri, yakni Dedi Yamin, dan mantan Dirut BJB cabang Surabaya Ahmad Faqih.

Sejauh ini Kejagung baru menahan 3 tersangka yaitu, Eri Sudewa Dulah, Deni Pasha Satari, Dedi Yamin. Dan pada Selasa (27/8). Saksi Eber Eser Ginting selaku Advokat juga diperiksa penyidik Kejagung. "Pemeriksaannya terkait dengan aliran dana dari persetujuan kredit dari BJB cabang Surabaya kepad PT. CIP. Adapun Saksi Bona P Manik selaku Kuasa Direksi PT. Suri Tani Pemuka tidak hadir memenuhi panggilan penyidik," pungkas Untung.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Kasus Bank BJB
 
• Kasus BJB Seakan Tiada Habisnya, Kejaksaan Panggil 12 Saksi
 
• Kasus T-Tower Bank BJB, Penyidik Kejagung Kembali Periksa Tersangka Triwiyasa
 
• Direktur PT CIP Kembali Diperiksa Terkait Kasus Kredit BJB
 
• Penyidik Kejagung Belum Mampu Hadirkan 2 Saksi Kasus BJB
 
• 5 Bulan Jalani Perawatan, Elda Kembali Dipanggil Penyidik Kejagung
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]