Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Kasus Flame Turbine
Kasus Flame Turbine, Kejaksaan Panggil 3 Orang Saksi dan 2 Tersangka
Saturday 02 Mar 2013 00:49:12

Gedung Bundar Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Penyidik Kejaksaan Agung memanggil 3 orang saksi dan 2 orang tersangka terkait perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pada proses pengadaan Flame Turbine senilai Rp 23,9 miliar pada pekerjaan Life Time Extention (LTE) Major Overhouls Gas Turbine (GT) – 12 PLTG sektor Pembangkit Belawan tahun anggaran 2007, 2008 dan 2009, Jumat (1/3).

Ketiga orang yang dipanggil tersebut masing-masing, AP mantan General Manager PT PLN Sektor Belawan, Y Direktur CV Sri Makmur, Irwandi Manager Bidang Keuangan PT PLN Sektor Belawan, Suwarno Deputi Manager PT PLN Sektor Belawan, Zulkarnaen Supervisor Pemeliharaan PT PLN Sektor Belawan.

“Pukul 09:00 WIB dua orang saksi yaitu Zulkarnaen dan Suwarno serta satu orang tersangka dengan insial AP memenuhi panggilan Tim Penyidik. Pemeriksaan pada pokoknya untuk kedua saksi tersebut yakni mengenai keberadaan flame turbine sebagai hasil pengadaan dari CV Sri Makmur,” kata Arwoko, Plh Kapuspenkum Kejagung.

Dijelaskan Arwoko, CV Sri Makmur sebagai pemenang tender setelah dinyatakan sesuai dengan kontrak/perjanjian kerja oleh tim panitia pemeriksa mutu barang. Dan untuk AP, pemeriksaan bukan dalam kedudukannya sebagai tersangka, tetapi dalam kapasitas sebagai saksi untuk perkara atas nama tersangka Y, tersangka RM dan tersangka FR. Sedangkan saksi Irwandi dan tersangka Y hingga pukul 16:00 WIB belum hadir memenuhi panggilan.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Kasus Flame Turbine
 
5 TSK Korupsi Flame Turbin PLN Segera Disidangkan di Medan
 
Mengaku Diperas Jaksa, Bahalwan Coba Bunuh Diri
 
Nur Pamudji Kembali Dipanggil Penyidik Kejagung
 
Surya Dharma Ditahan Penyidik Kejagung
 
Kejagung Tahan Lagi 2 Tersangka, Kabur ke Mobil Tahanan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]