Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Perempuan
Kartini Cup Gelorakan Semangat Perjuangan Kebangkitan Wanita
2016-04-22 01:01:23

Lomba Tampak suasana acara Bola Voli Putri Kartini Cup XVI Tahun 2016, di GOR. Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (21/4).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pertandingan Bola Voli Putri Kartini Cup adalah untuk menumbuhkan dan menggelorakan semangat perjuangan Ibu Kartini sebagai pahlawan pelopor kebangkitan wanita. Demikian disampaikan Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) Panglima TNI Marsda TNI Bonar H. Hutagaol, S.E., M.M. dalam amanatnya saat menutup Lomba Bola Voli Putri Kartini Cup XVI Tahun 2016, di GOR. Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (21/4).

Lebih lanjut Askomlek Panglima TNI mengatakan bahwa, prestasi yang dicapai saat ini bukanlah akhir dari perjuangan, namun kedepan masih ada tantangan yang lebih berat yaitu menghadapi pertandingan olahraga Piala Panglima TNI tahun 2016 dan pertandingan Liga Nasional Bola Voli tahun 2016, oleh karena itu setelah diketahui hasil yang dicapai harus dilaksanakan evaluasi sejauh mana pola pembinaan olahraga bola voli ditiap-tiap Angkatan sampai saat ini.

"Saya berharap kepada para pembina dan pelatih bola voli disetiap Angkatan, agar lebih meningkatkan kualitas pembinaan dan materi latihan guna mendapatkan prestasi yang optimal terhadap para pemainnya sebagai persiapan untuk menghadapievent pertandingan kedepan, selanjutnya sudah dapat memprediksi kemampuan masing-masing atletnya baik kemampuan secara perorangan maupun kemampuan secara Tim, serta dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan perorangan," ungkap Marsda TNI Bonar H. Hutagaol, S.E., M.M.

Askomlek Panglima TNI mengharapkan dengan diadakannya pertandingan Kartini Cup tahun 2016 ini merupakan moment yang paling tepat bagi para pembina dan pelatih untuk mengukur dan mengetahui kemampuan Timnya, melalui hasil yang dicapai dapat dilakukan evaluasi dan mengembangkan dalam hal strategi, taktik dan pola permainan yang akan diterapkan, serta mengklasifikasi masing-masing atletnya yang disiapkan di Angkatan masing-masing guna menghadapi pertandingan kedepan.

Mengakhiri amanatnya Marsda TNI Bonar H. Hutagaol, S.E., M.M. menegaskan bahwa, dalam suatu pertandingan kalah ataupun menang merupakan hal yang biasa, yang terpenting adalah upaya para atlet untuk memperoleh kemenangan sudah dilakukan secara terhormat dan maksimal, bagi kontingen yang berhasil menjadi juara keberhasilan kali ini dapat dijadikan motivasi dengan selalu giat berlatih, meningkatkan kemampuan masing-masing, jaga kekompakan Tim dan tetap semangat untuk menghadapi pertandingan selanjutnya, sedangkan bagi kontingen yang belum berhasil jangan berkecil hati, ambil hikmah dari kegagalan kali ini dan gunakan sebagai pelajaran untuk evaluasi serta bisa mengeliminir kekurangan dan kelemahan masing-masing untuk diperbaiki dan diantisipasi dalam menghadapi pertandingan kedepan.

Dalam acara puncak final pertandingan Bola Voli Kartini Cup XVI tahun 2016 juga dimeriahkan oleh penampilan demonstrasi Yongmoodo, Tari Saman dan kesenian Angklung oleh Wanita TNI dan unsur Dharma Pertiwi, sedangkan untuk keseluruhan hasil pertandingan dari kelompok Wanita TNI juara I diraih oleh Kowal, juara II diraih oleh Wara dan juara III diraih oleh Kowad, untuk kelompok PNS Putri juara I diraih oleh PNS TNI AD, juara II diraih oleh PNS Mabes TNI dan juara III diraih oleh PNS Kemhan, untuk kelompok Dharma Pertiwi juara I diraih oleh Persit KCK, juara II diraih oleh Pia Ardya Garini dan juara III diraih oleh Jalasenastri, selanjutnya dalam kategori juara umum juara I diraih oleh TNI AD, juara II diraih oleh TNI AL dan juara III diraih oleh TNI AU.(tni/bh/sya)


 
Berita Terkait Perempuan
 
Susi Pudjiastuti dan Sejumlah Tokoh Perempuan Kritik Keras Pernyataan Mahfud
 
Cerita Penari Perempuan 106 Tahun Menolak Disebut 'Tua', Masih Rajin Tulis Buku dan Bikin Film, Apa Rahasianya?
 
Kelompok Kerja Desa Damai, Wahid Foundation Gelar Training Akses Perempuan terhadap Keadilan
 
Sulli: Perempuan yang Berani Memberontak terhadap Dunia K-pop
 
Bukan Sekedar Slogan, Kesetaraan Gender Harus Diwujudkan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]