Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Kapolri
Kapolri Jenderal Tito: Ada 16.135 Pamen yang Ngantri Menjadi Pati di Mabes Polri
2018-12-27 16:15:03

Kapolri Jenderal Tito Karnavian.(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan bahwa ada ribuan Perwira Menengah (Pamen) yang 'ngantri' menjadi Perwira Tinggi (Pati) di Mabes Polri, Kamis (27/12).

"Jumlah Pamen ada ribuan, yang antri menjadi Pati berpangkat Brigjen," ujar Tito Karnavian saat rilis akhir tahun 2018 di Mabes Polri.

Menurut Tito, dibutuhkan keseriusan untuk memikiran dari jumlah 16.135 Pamen yang hendak meningkat menjadi Pati. Kalo pergantian Pati dari segi pensiun, pertahun hanya ada sekitar 20 Pati.

"Kalo dari segi iklim kompetitif, Pamen yang sekolah Sespemti dan Lemhannas ada sekitar 400 Kombes," tambahnya.

Untuk penempatan posisi Irjen dan Brigjen, bahkan Kapolri pada tahun 2018 meningkatkan tipologi Polda dari tipe B ke Tipe A.

"Pada tahun 2018 ada 6 Polda tipe B menjadi tipe A yaitu Jambi, Kalsel, Kalteng, NTB, Banten dan DIY," terangnya.

Pada saat ini, jumlah Polda ada 34. Ada 1 Polda tipe A Khusus yaitu Polda Metro Jaya. Ada 24 Polda tipe A dan 9 Polda tipe B.

"Rencana pada 2019, ada tindak lanjut usulan peningkatan 3 Polda tipe B menjadi tipe A. Polda Bengkulu, Sulteng dan Sutra," ucapnya.

Untuk penguatan organisasi, rencana pada 2019 mengusulkan pembentukan Polres baru, peningkatan tipe Polres, peningkatan tipe Polsek, peningkatan Polsubsektor menjadi Polsek dan pembentukan Polsubsrktor baru sesuai analisis kebutuhan.(bh/as)


 
Berita Terkait Kapolri
 
Varhan Abdul Azis Tentang Kapolri: Rendah Hati dan Sangat Menghargai Senior
 
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis Siap Mantapkan Soliditas antara TNI-Polri
 
Calon Kapolri Komjen Idham Azis Disetujui, Ketua DPR Dorong Tercipta Koordinasi dan Sinergi
 
Kapolri Jenderal Tito: Ada 16.135 Pamen yang Ngantri Menjadi Pati di Mabes Polri
 
Kapolri Jenderal Tito Karnavian Meresmikan Kenaikan Tipologi Polda Banten Menjadi Tipe A
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pemerintah Tetap Jalankan Tapera, Legislator Beri Masukan
Fadli Zon: Hati-Hati Utang BUMN Bisa Picu Krisis Lebih Besar
Lapor JAGA Bansos, Data Pelapor Dijamin Aman
KPK Monitor Implementasi Bansos Covid-19 di DKI Jakarta dan Kemendes PDTT
Pemerintah dan DPR Perlu Duduk Bersama Batalkan RUU HIP
DPR Tegaskan Pentingnya Pengawasan Anggaran Covid-19
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi
Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra
Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati
Bupati Kutai Timur Ismunandar Beserta Istri Yang Menjabat Ketua DPRD Kena OTT dan Jadi Tersangka KPK
Pembakaran Bendera PDIP Dibawa Ke Jalur Hukum, Edy Mulyadi: Silakan, Loe Jual Gue Borong!
Hadiri Pemusnahan Barang Bukti, Kapolri: Kita Bukan Tempat Transit Perdagangan Narkoba
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]