Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Kapolri
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis Siap Mantapkan Soliditas antara TNI-Polri
2019-11-06 14:38:12

Salam komando Kapolri Jenderal Pol Idham Azis dan Jenderal Pol Tito Karnavian.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Idham Azis menyatakan tekadnya untuk melanjutkan program-program yang telah dijalankan oleh mantan Kapolri sebelumnya Jenderal Pol Tito Karnavian, salah satunya yaitu memantapkan sinergitas dengan jajaran institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saya akan melanjutkan seluruh program yang telah dicanangkan oleh bapak Mendagri, (yakni) bapak Kapolri sebelumnya. Dan saya memantapkan soliditas TNI-Polri sebagai bagian tonggak NKRI yang sudah mengkristal untuk mengawal NKRI," ujar Kapolri Idham Azis dalam amanatnya pada upacara prosesi penyerahan Panji Tribrata Kepolisian Republik Indonesia yang berlangsung di lapangan Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob), Depok, Jawa Barat, Rabu (6/11).

Dalam kesempatan sama, Ia memohon dukungan dan restu dari semua pihak untuk memimpin Polri selama 14 bulan kedepan.

"Amanah ini merupakan tanggung jawab, dan saya akan wakafkan diri saya selama 14 bulan untuk memberikan pengabdian terbaik kepada institusi Polri," lugas Kapolri.

"Saya mohon doa restu kepada hadirin sekalian, semoga amanah ini bisa saya emban dengan baik," tegasnya.

Tak hanya itu, Kapolri Idham juga mengakui untuk menjaga keamanan dan keutuhan NKRI sangat dibutuhkan soliditas dan sinergitas semua pihak, khususnya Polri dan TNI.

"Dan saya sadar betul tanpa bantuan bapak ibu sekalian, tidak mungkin Polisi bisa berjalan sendiri," tukasnya.

Sebagai informasi, Jenderal Pol Idham Azis telah ditunjuk dan dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kapolri menggantikan posisi Jenderal Pol Tito Karnavian yang menjabat Menteri Dalam Negeri RI. Kapolri Idham akan menjabat sebagai Kapolri selama 14 bulan menjelang purna tugas (pensiun).

Upacara Serah Terima Panji Tribrata Polri

Prosesi upacara penyerahan Panji Tribrata Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah dilakukan dari pejabat lama Jenderal Polisi Tito Karnavian kepada pejabat baru Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis.

Upacara serah terima itu merupakan tradisi pengantar tugas, dan tradisi pelepasan (Lepas Sambut) kepemimpinan di tubuh Polri.

Penyerahan Panji Tribrata tersebut mengusung tema 'Pengabdian Bhayangkara Sejati untuk Indonesia Maju'.

Acara prosesi serah terima digelar sekira pukul 07.30 WIB pagi. Tampak hadir dalam acara, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Mendagri Jenderal Pol Tito Karnavian (mantan Kapolri), yang juga memimpin upacara serah terima Panji Tribrata Polri bersama Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, dan para pejabat kementerian, lembaga, tokoh masyarakat, tokoh agama, unsur terkait TNI, dan para tamu undangan.(bh/amp)


 
Berita Terkait Kapolri
 
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis Siap Mantapkan Soliditas antara TNI-Polri
 
Calon Kapolri Komjen Idham Azis Disetujui, Ketua DPR Dorong Tercipta Koordinasi dan Sinergi
 
Kapolri Jenderal Tito: Ada 16.135 Pamen yang Ngantri Menjadi Pati di Mabes Polri
 
Kapolri Jenderal Tito Karnavian Meresmikan Kenaikan Tipologi Polda Banten Menjadi Tipe A
 
Kapolri Hadiri Police Specialist Conference di Singapura
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index




  Berita Terkini >>
 
Komisi II DPRD Kaltim Konslutasi ke Kementrian ESDM
Kapolda Targetkan Ada Perwakilan Putra Putri Gorontalo Diterima di AKPOL
First Travel: Aset-aset Dirampas Negara, Pengacara Korban: 'Ini Uang Jamaah, Kok Jadi Tidak Ada Solusi?'
Palestina Kecam AS Soal Permukiman Yahudi di Tepi Barat: Ancaman Keamanan dengan Terapkan 'Hukum Rimba'
Fahri Hamzah: Pilkada Langsung Cukup di Tingkat II
Pasal 7 UUD 1945 Diusulkan Juga Diamandemen, Ini Alasan Suhendra Hadikuntono Agar Jokowi 3 Periode
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Wahh, Total Utang Rp 40 Triliun, Benarkah Kasus BUMN Jiwasraya Seseram Ini?
Aturan Munas Partai Golkar Tidak Boleh Bertentangan dengan Pasal 50
Komentar Beberapa Tokoh terkait Penolakan Ahok Menjadi Pejabat BUMN
ASPEK Indonesia: Menaker Mau Hapus UMK Kabupaten/ Kota, Dipastikan Rakyat Makin Miskin
Tuntaskan PR BPJS Kesehatan, Rakyat Jangan Dibebani Defisit BPJS
Baru Dipolemikkan, Tiba-tiba Sri Mulyani Sebut Desa Fiktif Sudah Hilang
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]