Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Kapolri
Kapolri: HUT Ke-73 Brimob Polri Digelar Sederhana karena Bangsa Indonesia Berduka
2018-11-14 12:44:13

Tampak suasana acara HUT Ke-73 Brimob Polri.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan peringatan HUT ke-73 Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri digelar secara sederhana karena bangsa Indonesia sedang berduka karena bencana.

"Mulai bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Gempa dan Tsunami di Palu, Sulawesi Tenggara serta jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Tanjung Karawang," ujar Tito saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-73 Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri di Depok, Rabu (14/11).

Tito juga mengingatkan kepada semua jajaran Brimob untuk menjaga kedisipilinan serta tak berhenti berlatih untuk meningkatkan kemampuan demi mewujudkan Polisi yang profesional, modern dan terpecaya.

"Keunggulan suatu pasukan adalah latihan meningkatkan kompetensi, sehingga andal dan bisa melakukan tugas-tugas Kepolisian," kata Tito.

Tito juga berharap, korps Brimob untuk terus mendekatkan diri dan ikut membantu di tengah-tengah masyarakat.

Lanjutnya, tantangan kepolisian kian kompleks dan dia berpesan agar seluruh jajaran Polri bersiap untuk menghadapi tantangan tersebut.

Tantangan tersebut antara lain pengamanan Pemilu 2019 dan pengamanan operasi lilin jelang Natal 2018 dan tahun baru 2019.

Dalam kesempatan itu, Kapolri menyematkan bintang Bhayangkara Nararya kepada sejumlah anggota Brimob.

Bintang Bhayangkara Nararya adalah kehormatan bagi anggota Brimob atas keberanian, kebijaksanaan, dan ketabahan luar biasa melampaui kewajibannya untuk kemajuan kepolisian.(bh/as)



 
Berita Terkait Kapolri
 
Kapolri: Layani dan Lindungi serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat
 
Kapolri Bilang 'Potong Kepala', Ditambahin Kapolda Metro: Saya 'Blender' Sekalian
 
Program 100 Hari Presisi Kapolri, Prakasa Asabels Nusantara Giatkan Layanan Ambulans Gratis untuk Masyarakat
 
100 Hari Kerja Kapolri Jenderal Listyo Dinilai Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
 
Romo Benny Apresiasi 100 Hari Kerja Kapolri: Penyelesaian Masalah Intoleransi dengan Penegakkan Hukum
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]