Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Kapolri
Kapolri: Brimob Mampu Berikan yang Terbaik bagi Bangsa dan Negara
2016-11-14 18:20:56

Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menjadi inspektur upacara dalam acara HUT Brimob ke-71 di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjadi inspektur upacara dalam hari ulang tahun (HUT) Brimob ke-71 di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Hadir dalam kesempatan itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Numantyo, Dankor Brimob Irjen Murad Ismail dan undangan lain.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan agar Brimob tak cepat puas diri dalam HUT Brimob ke 71 di Mako Brimob. Tema HUT Brimob adalah Semangat Kerja Nyata Untuk Mewujudkan Insan Brimob yang modern dan terpercaya.

"Brimob berperan dalam penanganan separatis, aksi anarkis, bencana alam, konflik sosial, rescue, dan ikut jaga perdamaian dunia di PBB. Capaian ini jangan cepat membuat Brimob berpuas diri. Teruslah berbenah, lakukan evaluasi, karena tantangan tugas dinamis dan berubah," kata Tito, Senin (14/11).

Tito menambahkan, HUT Brimob diselenggarakan serentak dengan sederhana dan hikmat. Ini berkaitan dengan situasi ekonomi negara yang tengah melambat akibat dari situasi global. Ini memang acara HUT Brimob yang paling sederhana dibanding acara-acara sebelumnya.

"Salah satu dampak saat ini, muncul gangguan di masyarakat, beragam kejadian dimensi baru, pola baru, tantangan nyata untuk diatasi bersama. Korps Brimob yang menangani kontijensi mutlak diperlukan, satuan Brimob unsur para militer yang masih diperjuangkan," ujarnya.

Tito berpesan supaya Brimob meningkatkan kemampuan, latihan, keterampilan, menjaga loyalitas, menjaga kekompakan dengan sesama dan pasukan lain.

"Diharapkan dapat mempertajam kemampuan Brimob dalam perlawanan terhadap teror, PHH, jihandak. Tiada hari tanpa latihan, sekali tampil harus berhasil. Saya yakin Brimob mampu berikan yang terbaik bagi bangsa dan negara," ungkapnya.

Brimob adalah kesatuan terbesar Polri dengan jumlah 43.000 personil. Jumlah ini 10 persen dari total anggota Polri secara keseluruhan.(bh/as)


 
Berita Terkait Kapolri
 
Kapolri: Layani dan Lindungi serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat
 
Kapolri Bilang 'Potong Kepala', Ditambahin Kapolda Metro: Saya 'Blender' Sekalian
 
Program 100 Hari Presisi Kapolri, Prakasa Asabels Nusantara Giatkan Layanan Ambulans Gratis untuk Masyarakat
 
100 Hari Kerja Kapolri Jenderal Listyo Dinilai Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
 
Romo Benny Apresiasi 100 Hari Kerja Kapolri: Penyelesaian Masalah Intoleransi dengan Penegakkan Hukum
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]