Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Polda Gorontalo
Kapolda Targetkan Ada Perwakilan Putra Putri Gorontalo Diterima di AKPOL
2019-11-20 04:00:40

Kapolda Gorontalo Brigjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil.(Foto: BH /ra)
GORONTALO, Berita HUKUM - Selama kurun waktu 3 (tahun) terakhir, rekruitmen Polri Akademi Kepolisian (Akpol) perwakilan putra putri Gorontalo berdasarkan data di Biro SDM Polda Gorontalo nihil akibat tidak terpenuhinya syarat Kompetensi bagi calon Taruna/Taruni Akpol. Kondisi ini menjadi keprihatinan tersendiri bagi Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Drs. Wahyu Widada, M.Phil hingga memberikan target 2020 ada perwakilan putra putri Gorontalo yang ikut pendidikan di Akademi Kepolisian.

"Saya merasa prihatin, selama 3 (tiga) tahun berturut-turut tidak ada perwakilan putra putri Gorontalo yang lolos dalam rekruitmen Perwira Polisi Akpol, hal ini menjadi tantangan saya dan kita semua untuk bisa membantu Provinsi Gorontalo mempersiapkan pemuda pemudinya untuk bisa lolos dalam rekruitmen Akpol berikutnya," ujar Wahyu Widada saat memberikan sambutan dalam acara pisah Sambut Karo SDM dan Kabid Propam, Selasa (19/11).

Selanjutnya, Kapolda meminta kepada para Kapolres jajaran Gorontalo untuk melakukan mapping terhadap putra putri terbaik Gorontalo dan mempersiapkannya untuk mengikuti seleksi rekruitmen Akpol tahun 2020.

"Silakan para Kapolres lakukan mapping yang bagus, di wilayah masing-masing, mana pemuda pemudi yang terbaik, dan berikan pembinaan pembekalan sepenuhnya agar bisa lolos dalam rekruitmen Akpol tahun depan, tugas Polri tidak hanya sebagai pemelihara Kamtibmas, penegak hukum, memberikan perlindungan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, namun kita harus juga bisa menjaga peradaban, membuat manusia-manusia yang beradab yakni manusia yang maju tingkat kehidupan lahir dan batinnya, berakhlak, berpendidikan serta berbudaya yang baik," Imbuh Wahyu.

Sementara itu penjelasan Karo SDM Polda Gorontalo melalui Kabag Dalpers, AKBP Kurniawan terkait tidak adanya keterwakilan Provinsi Gorontalo dalam seleksi Akpol akibat tidak terpenuhinya Standar Nilai Nasional.

"Para Casis Akpol dari Provinsi Gorontalo kebanyakan gugur akibat Nilai Ujian Nasional dibawah standar yang telah ditentukan, selain Akpol kemarin, saat penjaringan SIPSS Provinsi Gorontalo kuota juga nihil, alias tidak ada yang lolos," ujar Kurniawan.

"Sesuai petunjuk Kapolda, kami telah membuat Program Pra Akpol, dimana kami turun ke sekolah-sekolah favorite dan menjaring siswa-siswi yang berprestasi termasuk mereka yang lulus tahun lalu dan berminat menjadi Polisi, kita akan berikan bekal pelatihan sebelum menghadapi tes seleksi yang sebenarnya," imbuh Kurniawan.

Pada kesempatan yang sama Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono, S.I.K mengatakan bahwa Kapolda Gorontalo bertekad untuk mendukung Pemerintah Daerah dalam memajukan Provinsi Gorontalo agar menjadi Provinsi yang terpandang.

"Bapak Kapolda memiliki tekad yang kuat untuk andil dalam memajukan Provinsi Gorontalo, beliau sangat prihatin melihat data rekruitmen Akpol selam 3 (tiga) tahun berturut-turut tidak ada keterwakilan warga masyarakat Provinsi Gorontalo," kata Kabid Humas.

"Oleh karenanya beliau targetkan untuk tahun 2020 nanti ada wakil dari pemuda-pemudi Gorontalo, dari SDM sudah menyiapkan program Pra Akpol, namun demikian tentu diharapkan para orang tua juga turut mempersiapkan putra putrinya yang ingin lulus dan lolos menjadi perwira Polri jalur Akpol, dengan memberikan motivasi kepada anaknya agar lebih giat dalam belajar, menjaga kesehatan fisik, dan mental, dan hindari perilaku yang melanggar yang dapat berdampak hukum," tutup Kabid Humas.(bh/ra)


 
Berita Terkait Polda Gorontalo
 
Kapolda Gorontalo Mendukung Program Presiden dan Kapolri, Terutama Pembangunan Infrastruktur
 
Jelang Akhir Masa Jabatan Kapolda Gorontalo, Wahyu Widada Berikan Pesan Moral Kepada Seluruh Personel Polres
 
Kapolda Gorontalo Brigjen Wahyu Widada Digantikan Brigjen Pol Drs Adnas, M.Si
 
Brigjen Wahyu Widada, Kapolda dengan Segudang Prestasi
 
Bupati Indra Yasin Siapkan Anggaran 1,5 Milyar Untuk Polres Gorut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]