Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Polri
Kapolda Metro Jaya Memimpin Acara Kenaikan Pangkat 2.873 Personel Polri dan PNS
2019-01-02 10:14:19

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis saat memimpin acara kenaikan pangkat.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis memimpin kenaikan pangkat sebanyak 2.873 personel Polri dan PNS di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Acara dilaksanakan di Lapangan Dit Krimsus Polda Metro Jaya, Rabu (2/1).

Kapolda mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat bagi anggota Polri dan PNS Polda Metro Jaya dan Polres jajaran. Dengan kenaikan pangkat harus berterima kasih kepada keluarga, kepada organisasi dan bersyukur kepada Tuhan. Karena semua itu kuasa Tuhan YME, yang berperan sehingga bisa naik pangkat.

"Kenaikan pangkat adalah bagian dari kesejahteraan anggota, dengan naik pangkat berarti naik juga tanggung jawab dalam tugas," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis dalam amanat pidatonya, Rabu (2/1).

Acara dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama Polda Metro Jaya beserta istri, para Kapolres jajaran beserta ustri, Pamen Polda Metro Jaya dan anggota yang naik pangkat beserta istri.

Jumlah anggota Polda Metro Jaya dan Polres jajaran yang naik pangkat sebanyak 2.873 orang dengan perincian sebagai berikut:

1. Pamen 82 orang, dari Akpol ke AKBP 37 personel dan dari AKP ke Kompol 45 personel.

2. Pama 380 orang, dari Iptu ke AKP 31 personel, dari Ipda ke Iptu 216 personel dan naik ke Ipda 133 personel.

3. Bintara 2.392 orang, ke Aiptu 10 personel, ke Aipda 342 personel, ke Bripka 452 personel, ke Brigadir 327 personel dan ke Briptu 1.261 personel.

4. PNS 19 orang.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Polri
Kapolda Metro Jaya Sambut Personel Satgas Garuda Bhayangkara Usai Tugas Pasukan Perdamaian PBB
Kartini Korps Bhayangkara Memamerkan Atraksi Kolone Senjata pada Saat CFD
Polri Gelar Acara PINTER Serentak di 34 Polda Jajaran Pecahkan Rekor MURI
SPN Lido PMJ Bersilaturahmi dengan Masyarakat Sekitar dan Ponpes Al Kahfi
Kapolri Memimpin Rapim TNI-Polri Tahun 2019 dalam Rangka Persiapan Pemilu
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Selama Pemerintahan Jokowi, Pertumbuhan Berkutat Hanya 5 Persen
DPR Harus Diberi Ruang Untuk Kritis
Pemerintah Harus Sadar Pentingnya Independensi DPR
Kubu Jokowi Maruf Menghina Wibawa dan Martabat 9 Hakim MK dan Lakukan Pembangkangan pada Peradilan
Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya
Kabar Pemprov DKI Jakarta Gratiskan Masuk Tempat Wisata Adalah Hoax
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya
Utang Luar Negeri RI Bertambah Lagi Jadi Rp 5.528 T
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]