Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Virus Corona
Kapolda Metro: Anggota Wajib Pakai Masker Protokol Kesehatan Logo TNI-Polri
2020-08-19 06:14:33

Tampak Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana bersama para Pejabat Utama Polda Metro Jaya saat memberikan pengarahan dan mengecek kesiapan pendisiplinan protokol kesehatan.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana memastikan dan mewajibkan seluruh jajaran personil Polda Metro Jaya untuk mengenakan masker protokol kesehatan berlogo TNI-Polri. Langkah ini dilakukan Kapolda Metro sebagai upaya penyeragaman dan sekaligus mempersiapkan para personel Polda Metro Jaya melaksanakan tugas atau pendisiplinan protokol kesehatan di masyarakat.

"Ini upaya Polda Metro Jaya dalam hal untuk pendisiplinan protokol kesehatan khususnya bagi internal anggota Polda Metro Jaya, sebelum anggota melaksanakan tugas pencegahan terkait penularan pandemi covid-19," kata Nana, usai mengecek pemakaian masker anggotanya, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (18/8).

Nana menuturkan, upaya pendisiplinan internal juga dalam rangka memasifkan Instruksi Presiden (Inpres No 6 Tahun 2020) mengenai pendisiplinan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan dalam mencegah penularan virus covid-19.

"Dalam hal ini Polda Metro Jaya sesuai arahan Kapolri untuk meningkatkan secara masif dan maksimal pendisiplinan terhadap anggota Polri maupun pendisiplinan ataupun pengawasan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat," tandasnya.

Lanjut Kapolda mengingatkan, agar anggota Polda Metro Jaya senantiasa memegang pedoman penerapan protokol kesehatan saat mendisiplinkan masyarakat di tengah pandemi covid-19.

"Sebelum melakukan teguran kepada masyarakat, setiap anggota harus meneladani lebih dulu, yakni 3 M, pakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," lugas Nana.

"Jadi sebelum kita melakukan penegakan kepada masyarakat, kita harus pastikan 3 M lebih dulu," imbuhnya.

Dalam upaya pendisiplinan, tambah Nana, petugas (Polda Metro Jaya) mengawasi secara masif hingga tingkat polres dan polsek, agar semua anggota aktif mengedukasi masyarakat untuk mencegah penularan Covid 19.

"Semua ini harus dilakukan masif, mengingat akhir-akhir ini jumlah warga yang tertular corona semakin meningkat kembali di DKI Jakarta," cetusnya.(bh/amp)


 
Berita Terkait Virus Corona
 
Pemerintah Perlu Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan Rakyat terkait Kedatangan Turis China
 
Pemerintah Cabut Kebijakan PPKM di Penghujung Tahun 2022
 
Indonesia Tidak Terapkan Syarat Khusus terhadap Pelancong dari China
 
Temuan BPK Soal Kejanggalan Proses Vaksinasi Jangan Dianggap Angin Lalu
 
Pemerintah Umumkan Kebijakan Bebas Masker di Ruang atau Area Publik Ini
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]