Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pengeroyokan
Kapendam Jaya Mengapresiasi Polisi Cepat Menangkap Pelaku Penganiayaan Anggota TNI
2018-12-14 18:34:37

Kapendam Jaya Kolonel Kristomei Sianturi saat memberikan keterangan kepada para wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (14/12).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapendam Jaya Kolonel Kristomei Sianturi mengatakan, pihaknya mengapresiasi kerja Polisi karena dengan cepat menangkap para pelaku pengeroyokan dan penganiayaan anggota TNI. Tidak sampai waktu 2 hari lima pelaku sudah di ringkus.

"Kami dari Kodam Jaya mengapresiasi dan terimakasih, pada polisi PMJ dalam waktu kurang 2 hari telah menangkap tersangka pengeroyok anggota TNI," kata Kristomei di Polda Metro Jaya, Jumat (14/12).

Selain itu, kata Kristomei, pihaknya juga akan membentuk tim investigasi untuk mengungkap pelaku penyerangan Polsek Cirasas.

Tim investigasi itu, turut dibantu oleh Pom Jaya, Pom AU, dan AL serta berkoorrinasi dengan Polda Metro Jaya.

"Berkaitan perusakan Polsek. Apakah ada keterkaitan dengan pengeroyokan anggota TNI, sampai sekarang Kodam Jaya sudah investigasi," ungkapnya

"Jadi kita sama- sama ungkap kelompok massa yang lakukan pengerusakan di Polsek Ciracas, jadi kita tidak bisa buru- buru simpulkan," beber Kodam Jaya.

Disinggung soal keterlibatan anggota TNI yang turut melakukan penyerangan, dengan tegas pihaknya akan menindak tegas sesuai undang-undang yang berlaku.

"Perintah Pangdam, apabila ada indikasi keterlibatan anggota. Maka akan ditindak sesuai aturan dan UU hukum yang berlaku," ungkapnya.

Karena itu, ia menghimbau agar masyarakat tetap tenang. Agar menyerahkan semuanya kepada proses hukum yang berlaku.

"Kami imbau kepada massa untuk sabar dan tahan diri, tidak melakukan provokatif yang merugikan keamanan," tegasnya.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Pengeroyokan
Polisi Melakukan 20 Adegan Rekonstruksi Pengeroyokan Anggota TNI oleh Juru Parkir
Kapendam Jaya Mengapresiasi Polisi Cepat Menangkap Pelaku Penganiayaan Anggota TNI
Inilah 3 Orang DPO Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI di Ciracas, Jakarta Timur
Kapolda Metro Jaya Memerintahkan untuk Ungkap Pelaku Anarkis di Polsek Ciracas
Polres Jakbar Tangkap 6 Tersangka Ojek Online Pengeroyokan Hingga Tewas
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Selama Pemerintahan Jokowi, Pertumbuhan Berkutat Hanya 5 Persen
DPR Harus Diberi Ruang Untuk Kritis
Pemerintah Harus Sadar Pentingnya Independensi DPR
Kubu Jokowi Maruf Menghina Wibawa dan Martabat 9 Hakim MK dan Lakukan Pembangkangan pada Peradilan
Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya
Kabar Pemprov DKI Jakarta Gratiskan Masuk Tempat Wisata Adalah Hoax
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya
Utang Luar Negeri RI Bertambah Lagi Jadi Rp 5.528 T
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]