Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Jilbab
Kanada Mengizinkan Polisi Perempuan Gunakan Hijab
2016-08-25 08:08:28

Seragam the Mounties nyaris tidak pernah berubah sejak dua abad lalu.(Foto: Istimewa)
KANADA, Berita HUKUM - Kepolisian Kanada yang tergabung dalam pasukan The Royal Canadian Mounted Police (Mounties) mengizinkan penggunaan seragam dengan hijab bagi polisi wanita.

Juru bicara pemerintah, Scott Bardsley, mengatakan kebijakan ini bertujuan untuk memperlihatkan keragaman masyarakat Kanada dan menarik perhatian lebih banyak perwira wanita Muslim.

Seragam polisi Kanada terkenal dengan topi berpinggiran lebar yang bentuknya nyaris tidak berubah sejak dua abad lalu.

Data terbaru menunjukkan jumlah polisi perempuan mencapai seperlima dari keseluruhan anggota RCMP. Meski demikian belum diketahui berapa banyak polisi wanita yang akan menggunakan hijab setelah kebijakan ini diberlakukan.

Tiga jenis hijab telah diuji coba, dan kemudian dipilih salah satu karena dianggap paling sesuai untuk pekerjaan polisi, seperti diberitakan media setempat.

Menurut koran Montreal, La Presse, sebuah memo internal menyatakan jika diperlukan dalam kondisi tertentu, kebijakan penggunaan hijab ini sewaktu-waktu dapat segera dicabut.

Memo itu juga menyebutkan kebijakan ini jangan mengganggu pekerjaan para petugas.

Kebijakan ini diterapkan secara perlahan sejak awal tahun ini dan tidak dipicu oleh permintaan dari anggota polisi wanita, demikian dilaporkan kantor berita AFP.

Dalam dua tahun terakhir, sekitar 30 perwira meminta kelonggaran aturan karena alasan keagamaan atau kebudayaan, seperti diberitakan La Presse.

Sebagian besar kasus, permintaan berasal dari perwira pria yang bermaksud menumbuhkan jenggot.

RCMP menjadi pasukan polisi ketiga di Kanada yang menambahkan hijab sebagai pilihan dalam berseragam, setelah Toronto dan Edmonton.

Polisi di Swedia dan Norwegia dan sejumlah negara bagian di AS, telah mengadopsi kebijakan serupa, seperti dijelaskan Bardsley.

Sementara, Polisi Metropolitan di London juga telah menyetujui penggunaan seragam hijab lebih dari 10 tahun yang lalu.(BBC/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Jilbab
Kartika Putri Memutuskan Mantab Berhijab dan Menghapus Foto-Foto Lamanya
Turki Mencabut Larangan Berkerudung di Kalangan Militer
Saat Hijab Karya Anniesa Hasibuan Memukau di New York Fashion Week
Kanada Mengizinkan Polisi Perempuan Gunakan Hijab
Mengapa Jilbab Syar'i Merebak dan Menjadi Trend?
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Belum Sentuh Aktor Intelektual, FPMP Minta KPK Turun Tangan Awasi Kasus PT Sipoa
Radikalisme Muncul Karena Tidak Memahami Hubungan Islam dan Pancasila dengan Benar
Ditlantas PMJ Kembali Membuka Gerai Layanan Perpanjangan STNK & SIM di Blok M Square
Kapolda Metro Jaya Beri Piagam Penghargaan 9 Anggota Subdit Harda Ditreskrimum
Hari Tani Nasional Ingatkan Pemerintah Agar Stop Impor
Tuntut Ekonomi dan Demokrasi, Aliansi Mahasiswa UMJ Aksi Unjuk Rasa di Depan Istana Negara
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Ditlantas PMJ Kembali Membuka Gerai Layanan Perpanjangan STNK & SIM di Blok M Square
Tuntut Ekonomi dan Demokrasi, Aliansi Mahasiswa UMJ Aksi Unjuk Rasa di Depan Istana Negara
Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu 2019
Ini 6 Alasan Forum Caleg Golkar Dukung Prabowo-Sandi
Polri Diminta Usut Aksi Respresif Polisi di Bengkulu dan Medan
Bawaslu: KPU Tidak Professional Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]