Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pemilu 2014
Kampanye Sepi, Jokowi Batal Sapa Warga Depok
Saturday 05 Jul 2014 06:42:18

Ilustrasi. Capres Joko Widodo.(Foto: BH/put)
DEPOK, Berita HUKUM - Calon Presiden nomor urut dua, Joko Widodo, bersama rombongan tak turun di ajang kampanyenya di Lapangan Irekap, Cilodong, Depok, Jumat (4/7).

Kabar beredar, Jokowi tak turun lantaran lokasi kampanye yang menampilkan band musik Wali ini sepi dari simpatisan dan masa pendukung.

Namun, hal itu buru-buru dibantah oleh pihak panitia. Andi Sofiandi, salah satu tim sukses Jokowi-JK di Depok berdalih, Jokowi dan rombongan tak turun dari mobil rombongan lantaran kesibukan jadwal.

"Bapak tadi buru-buru, dari Cibinong Bogor ingin menghadiri Istigosah di Jakarta," ucapnya, seperti yang dikutip dari viva.co.id.

Rombongan Jokowi sempat terlihat melintas di Lapangan Irekap, Cilodong sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, lantaran lokasi kampanye yang dimeriahkan band musik Wali saat itu masih sepi, rombongan capres ini pun hanya melintas.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, dalam jumpa persnya di Lapangan Irekap, Cilodong Depok, mengaku menarget 65% suara untuk Jokowi di Depok.

Kehadiran band Wali dinilai mampu menjadi magnet untuk mengundang animo warga.

"Yang pertama, band Wali punya masa pendukung yang bagus, cukup dekat dengan grasroot (akar rumput/orang bawah). Cara ini dinilai efektif buat kami dengan target suara yang realistislah, 65 persen suara di Depok," tutur Hendrik didampingi anggota DPR RI, Sukur Nababan.(one/viva/sbs/zd/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]