Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Aceh
Kader PNA Diancam Tembak oleh OTK
Monday 06 May 2013 20:40:50

Ketua Majelis Pertimbangan PNA, Irwandi Yusuf dan Anwar H Yusuf.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Lagi, salah seorang bakal calon legislatif (Bacaleg) dari Partai Nasional Aceh (PNA), Anwar H Yusuf, warga Panteu Breuh Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara diancam tembak oleh OTK.

Kepada pewarta BeritaHUKUM.com, kader Partai bentukan mantan orang nomor satu di Aceh, Irwandi Yusuf membenarkan ancaman itu. Kata dia, teror itu diterimanya melalui pesan singkat (SMS) dari nomor 082367225xxx.

“Saya menerima teror pada Minggu kemarin, 5 Mei 2013 sekira pukul 15:00 WIB sore melalui pesan singkat SMS,” ujar Anwar, Senin (6/5).

Berikut pesan teror yang diterima Anwar bacaleg PNA Dapil 6 Aceh Utara yang berbahasa Aceh:

“Kiban wan puhaba sehat? Kudingoh ka sehat that. Nyan hana pue ka ek rot PNA. Kukoh takue keh. Kamoe PA, kamoe target siap meutembak kah.
Ikah ka siap-siap mantong. (Ttd aneuk Tgk Ni).

“Bagaimana Wan sehat? Saya dengan kamu sehat sekali. Itu jangan coba-coba kamu naik ke PNA. Kami PA, kami target siap menembak kamu. Kamu siap-siap saja. (Ttd anak Tgk Ni)”.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PNA, Tgk Irwansyah mengaku sudah melaporkan ancaman itu ke pihak yang berwajib. Pun demikian PNA sangat menyesalkan di era politik demokrasi ini masih ada aksi-aksi premanisme politik seperti yang menimpa terhadap kadernya itu.

"Kita juga masih mencari tahu siapa pengirim pesan teror itu dan bilamana terbukti, maka akan segera kita serahkan ke pihak yang berwajib untuk memproses sesuai hukum yang berlaku," tandas Muksalmina.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun
RUU Perampasan Aset Masih Ada di Prolegnas Prioritas 2026, DPR-Pemerintah Concern Membahas
Pengadilan Negeri Medan tidak mempertimbangkan hubungan antara objek sengketa Kementerian LH dan dampak kerusakan dalam Gugatan Intervensi WALHI
Perbandingan oposisi era SBY vs Jokowi vs Prabowo, saat ini PDIP tegaskan sebagai partai penyeimbang
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]