Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Komisi Yudisial
KY Gelar Tes Tertulis Calon Penghubung
Thursday 23 May 2013 09:52:01

Tes Tertulis Calon Penghubung di Aula Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya.(Foto: Ist)
SURABAYA, Berita HUKUM - Proses pembentukan penghubung Komisi Yudisial dalam rangka memenuhi amanat Pasal 3 UU No. 18 Tahun 2011 tentang Komisi Yudisial memasuki tahap lanjutan. Pada hari Rabu (22/5) diselenggarakan tes tertulis secara serempak di enam kota yang akan menjadi penghubung KY pertama kali yaitu Surabaya, Makassar, Medan, Mataram, Semarang, dan Samarinda. Pembukaan tes tertulis calon petugas penghubung KY dilaksanakan di Aula Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya oleh Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga KY Ibrahim.

Ibrahim berpesan menjadi petugas penghubung KY tidak bisa dianggap remeh dan sederhana. Para calon harus menanamkan komitmen dan energi lebih baik dari segi keilmuan, kesungguhan dan kesabaran untuk bersama-sama memperbaiki citra peradilan agar lebih baik di kemudian hari. “Kepada siapapun yang lolos menjadi petugas penghubung KY diharapkan bisa mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya,” tegas Ibrahim.

Mereka yang mengikuti tes tertulis ini sebelumnya telah lulus dalam tes persyaratan administratif. Selanjutnya bagi mereka yang lulus tes tertulis akan menjalani tes wawancara pada hari Jumat (24/5) di tempat yang sama. Pewawancara adalah para tenaga ahli KY.

Hasil akhir dari seleksi ini akan dipilih satu koordinator dan tiga asisten koordinator yang akan bertugas untuk masing-masing daerah penghubung. Pembentukan penghubung KY di enam kota ini didasarkan jumlah terbesar laporan masyarakat dari masing-masing daerah tersebut yang masuk ke KY. Pembentukan penghubung juga merupakan wujud komitmen KY untuk mendekatkan diri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.(kus/ky/bhc/opn)


 
Berita Terkait Komisi Yudisial
 
Pesan Haedar Nashir kepada Kader Muhammadiyah yang Terpilih Menjadi Ketua KY
 
Ketua MPR Sepakat Dilakukan Penguatan Peran Komisi Yudisial
 
Dosen UMS Jadi Ketua Komisi Yudisial, Busyro: Contohlah Khalifah Abu Bakar RA
 
Komisioner KY Gugat UU KY dan UU MA
 
Lima Calon Anggota KY Disahkan Rapat Paripurna DPR
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]