Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh Timur
KSDA Aceh Timur Santuni Balita Penderita Lumpuh Layu dan Hidro Sefalus
Sunday 22 Feb 2015 22:14:16

Ketua KSDA Aceh Timur Putroe (Safriani) di dampingi pengurusnya saat menyerahkan bantuan kepada M. Afzal (2,5thn) penderita lumpuh layu & Hidro Sefalus di gendong ibunya Nurhayatì.(Foto: BH/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Tim Komunitas Solidaritas Duafa Aceh (KSDA) kabupaten Aceh Timur pada, Minggu (22/2) mengunjungi kediaman Muhammad Afzal (2,5) warga Gampoeng Blang Bate kecamatan Perlak Kota kabupaten setempat sekaligus menyerahkan bantuan untuk meringankan beban keluarga.

M. Afzal anak ke 2 dari pasangan almarhum Faisa dan Nurhayati (35) menderita lumpuh layu sejak umur 10 bulan yang diduga kuat akibat suntikan imunisasi oleh Bidan Desa (Bides), anak janda miskin yang sehari harinya bekerja sebagąi tukang cuci untuk menghidupi kedua buah hati juga diduga mengidap pengakit Pembekan Kelenjer Kepala (Hidro Sefalus).

Pada awak media ini, Minggu (22/2) Nurhayati menuturkan, waktu dilahirkan hingga berumur 10 bulan M. Afzal normal dan tumbuh seperti balita sebayanya, musibah tersebut menimpa setelah beberapa kali dilakukan imunisasi oleh bides, "dulu anak saya lahir normal sampai umur 10 bulan, anak saya lumpuh sebelah badan setelah di suntik imunisasi, dulu anak saya normal, sekarang kepalanya juga membesar, pernah kami bawa ke rumah sakit dokter mengatakan, tidak apa apa dengan penyakit anak saya," ujar Nurhayati.

Amatan awak media ini kehidupan janda miskin (Nurhaya-RED) sangat memprihatinkan tanpa mendapat perhatian dari pemerintah setempat, untuk menghidupi kedua anaknyą selain jadi buruh cuci harus tinggal di rumah panggung beratap rumbia dindingnya juga selain pelepah rumbia sebagiannya bolong, dan sangat tidak baik untuk kesehatan ke dua putranya.

Sementara, ketua Komunitas Solidaritas Duafa Aceh (KSDA) kabupaten Aceh Timur Safriani (Putroe) pada saat menyerahkan sumbangan tersebut pada awak media menyebutkan, "ini merupakan kegiatan rutin bulanan KSDA dalam rangka membantu kaum 'Duafa' di Aceh untuk meringankan beban yang di tanggung oleh yang sakit maupun keluarganya."

Menurut Putroe lagi KSDA kedepan memiliki beberapa program, "namun untuk saat ini masih fokus pada 'Duafa' yang sakit, untuk dananya bersumber dari anggota, donatur dan usaha secara jaringan yang di kelola pengurus KSDA di seluruh Aceh sebagian ke untungannya di peruntukkan bagi kaum duafa yang membutuhkan," pungkas Putroe.(rls/bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh Timur
 
Kejati Aceh Tetapkan Mantan Bupati Aceh Timur Sebagai Tersangka
 
Camat Idi Tunoeng Lantik Nurdin Jalil Jadi Imum Mukim Kota Baro
 
Kemenag Aceh Timur Memperingati Maulid Nabi dan Temu Pisah Kakankemenag
 
KSDA Aceh Timur Santuni Balita Penderita Lumpuh Layu dan Hidro Sefalus
 
LSM, Ormas Minta Kajati dan BPKP Aceh Periksa Dugaan Gratifikasi Sekda Aceh Timur
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]