Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pemilu 2014
KPU Ngawur, Belum Tahu Materi Gugatan Buka Kotak Suara
Sunday 03 Aug 2014 20:37:55

Ilustrasi. Sekretaris Timses Prabowo-Hatta, Fadli Zon.(Foto: BH/mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sekretaris Timses Prabowo-Hatta, Fadli Zon sewot dengan KPU yang mengaku bingung dengan gugatan yang dilayangkan timnya ke MK.

Wakil Ketua Umum Gerindra dan orang dekat Prabowo ini justru curiga dengan tindakan KPU dalam mempersiapkan diri menghadapi sidang gugatan perdana di MK nanti.

"Kalau mau tahu gugatan, tunggu sidang perdana tanggal 6 Agustus nanti. Di sana akan dibacakan materi gugatan apa. Jadi, sabar dulu. Nggak usah kasak-kusuk dari sekarang. Orang yang kasak-kusuk itu biasanya orang yang salah," ujar Fadli kepada Rakyat Merdeka Online, Sabtu, (2/8).

Kata Fadli, selama ini pihaknya tidak pernah memberi bocoran gugatan yang disampaikan ke MK ke pihak lain. Dia mengaku heran dengan materi gugatan yang ada di tangan KPU.

"Itu bukan resmi dari KPU. Mungkin itu bocoran dari intel kali," ucapnya.

Fadli kembali mempersoalkan langkah KPU membongkar kotak suara. Dia keukeuh berpedapat, tindakan KPU ini melawan hukum.

"Tindakan itu ngawur. Belum tahu gugatan pasti kok mereka buka-buka kotak suara. Kami tidak mau, kami tidak terima itu," tegasnya.(dem/rmol/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]