Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Demo Didepan Gedung KPK
KPK di Gruduk Para Pendukung Ratu Atut Chosiyah
Friday 20 Dec 2013 17:42:20

Demo didepan gedung KPK dari para pendukung Ratu Atut.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Seribuan masa pendukung tersangka kasus korupsi suap dalam sengketa Pilkada Lebak Banten, Ratu Atut Chosiyah (RAC) dengan mengendarai 30 unit bus mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kuningan Jakarta Selatan, para pendemo yang mengatas namakan dari Presedium Rakyat Banten Bersatu ini langsung melakukan orasi serta mimbar bebas didepan KPK.

Aksi para jawara dan masyarakat pendukung Atut ini hingga menutup 1 ruas Jl. H.R. Rasuna Said dari arah Menteng menuju mampang Prapatan Jakarta Selatan.

Dalam orasinya para pendemo meneriakan yel-yel. "Hidup rakyat Banten" Banten Bersatu tak bisa dikalahkan, dan juga berteriak menyatakan bahwa mereka masih membutuhkan Ibu Ratu Atut sebagai Gubernur Banten.

Ketua Presedium Rakyat Banten Bersatu, H. Udin mengklaim bahwa aksi demontrasi ini murni merupakan pergerakan rakyat dan bukan masa aksi bayaran, sebagaimana yang di tanyakan wartawan.

H. Udin juga memastikan bahwa aksinya kali ini, akan berlangsung aman dan sedikitpun tidak ada niat untuk melakukan aksi anarkis, bahkan H. Udin mengklaim bahwa masa pendudukung Atut yang hadir di KPK mereka merupakan orang terdidik dan terpelajar.

Sementara dari pihak Polri penanggung jawab keamanan wilayah gedung KPK, Kapolsek Metro Setia Budi AKBP Tri Suhartanto mengatakan bahwa, Polri dalam aksi ini menurunkan anggota sebanyak 601 personil.

"Sebanyak 3 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob dari Polda Metro Jaya, juga 3 SKK dari Dalmas Polda, 2 SSK Raimas Polda, Kemudian 1 SKK dari Dalmas Polres Jakarta Selatan, dan 1 SST, dari Polsek Metro Setia Budi total ada 601 personil," ujar AKBP Tri Suhartanto.(bhc/put)


 
Berita Terkait Demo Didepan Gedung KPK
 
KPK Harus Segera Panggil Kemenko PMK, Menteri Puan!
 
AKU KPK Dukung Penuh KPK Berantas Kasus APBD Riau 2015
 
AMPAK Demo Terkait Dugaan Kasus Pembelian Sumur Minyak di Malaysia
 
AMPT Demo Desak KPK Periksa Ichwanul Idrus Dirut LPPNPI
 
AKRAB Demo KPK Tuntut Kasus Korupsi Setya Novanto
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]