Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus BANSOS
KPK Tangkap Tangan Hakim PN Bandung, Amankan Duit Rp 150 Juta
Friday 22 Mar 2013 16:59:41

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (22/3). Yang menjadi korban OTT KPK kali ini adalah seorang Hakim Pengadilan Negeri Bandung terkait tindak pidana korupsi. Penangkapan itu dilakukan diruang hakim saat melakukan transaksi suap.

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP mengatakan, penangkapan yang dilakukan penyidik itu usai Shalat Jumat. "Penyidik KPK telah menangkap dua orang yang diduga melakukan tindak pidana korupsi pada pukul14.15 WIB " terang Johan di gedung KPK, Jum'at (22/3).

Saat dilakukan penangkapan, kedua orang itu sedang melakukan transaksi di ruang kerja Hakim di Pengadilan Negeri Bandung. Dalam penangkapan itu, ada yang berinisal A, diduga selaku pemberi suap kepada Hakim.

Dalam penangkapan itu, ada sejumlah alat bukti, salah satunya adalah uang. Namun, kata Johan, penyidik belum menghitung berapa jumlah uang tersebut. Namun, ada sumber yang mengatakan uang itu, berjumlah sekitar Rp 150 juta. "Ketika penangkapan dilakukan ada barang bukti berupa uang. Jumlah uang masih dihitung," terang Dia.

Johan juga mengaku belum mengatahui, suap menyuap itu berkaitan dengan kasus apa. Sementara berdasar informasi yang beredar di kalanagan wartawan, pihak yang ditangkap adalah Wakil Ketua PN Bandung Setyabudi Tejocahyono (ST).

Setya ditanggkap lantaran diduga menerima suap terkait pengurusan putusan persidangan. Saat ini, Setya diinformasikan tengah diboyong menuju KPK.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus BANSOS
 
• Terpidana Prof Dr Sutedja: Anggota DPRD dan Paturahman As'ad Minta 30 Persen
 
• Divonis 6,6 Tahun Penjara, Prof Setedja Sebut Uang Korupsi Dibagi-bagi ke Pejabat dan Dewan
 
• Korupsi Dana Bansos Rp18 Milyar, Prof Dr Thomas Susadya Divonis 6,6 Tahun Penjara
 
• Mashudi Terdakwa Kasus Bansos PKBM Divonis 18 Bulan Penjara
 
• Mashudi Terdakwa Kasus Bansos PKBM Dituntut 2 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]