Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Polisi
KPK Segera Kembalikan Penyidik dari Unsur Kepolisian
Monday 05 Mar 2012 19:54:20

KPK segera kembalikan sejumlah penyidik yang berasal dari unsur kepolisian (Foto: BeritaHUKUM.com/RIZ)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tak hanya mengembalikan Direktur Penyidikan Bigjen Pol. Yurod Saleh kepada Mabes Polri. Bahkan, sejumlah penyidik yang berasal dari kepolisian juga segera ikut dipulangkan bersamaan dengan Yurod.

"Bukan hanya Pak Yurod (Saleh) yang akan dikembalikan. Ada sejumlah penyidik (yang berasal dari kepolisian juga) dikembalikan,” kata Karo Humas KPK Johan Budi yang dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (5/3).

Namun, Johan belum dapat memastikan alasan pencopotan Yurod dari jabatannya tersebut. Dirinya pun menyatakan bahwa belum mengetahui secara pasti pengembalian itu dilakukan atas inisiatif KPK atau permintaan Mabes Polri. Johan memastikan segera menanyakannya kepada pimpinan.

Menurut Johan, hingga saat ini,i Yurod masih berkantor di KPK. Ia pun belum bisa memastikan kapan Yurod meninggalkan KPK dan kembali ke Mabes Polri. "Saya belum terima informasi soal ini. Nanti saya ketemu pimpinan dahulu," kata Johan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, Brigjen Pol. Yurod Saleh dikembalikan ke Mabes Polri, karena diduga bermasalah dengan pimpinan KPK. Hal ini akibat silang pendapat mengenai terhadap sebuah kasus kakap. Tapi dikabarkan bahwa dia tidak kompak dengan pimpinan KPK terkait pengusutan kasus skandal Bank Century.

Sedangkan kabar lainnya menyebutkan bahwa Yurod dicopot, karena dekat dengan kubu salah satu terdakwa perkara suap proyek Wisma Atlet SEA Games XXVI/2011, yakni Muhammad Nazaruddin. Tapi ada juga kabar yang menyebutkan bahwa Yurod memang sengaja ditarik pulang Mabes Polri.(dbs/spr)


 
Berita Terkait Polisi
 
Oknum Satreskrim Polres Bekasi Dituding Arogan kepada Seorang Warga Taman Beverly Lippo Cikarang Bekasi
 
Johan Budi Usul Polisi Nakal Jangan Dimutasi
 
Tayangan Patroli Polisi Mengundang Reaksi
 
Viral!! Sopir Truk Dipalak Bawang Sekarung, Oknum Polantas Bandara Soetta Ini Dimutasi
 
Tindak Tegas Oknum Polisi yang Mempermalukan Institusi Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]