Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Anak
KPAI: Apapun Alasannya, Stop Kekerasan!
2017-11-08 00:53:07

Ilustrasi. Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dugaan awal kejadian terjadi di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 10 Pangkalpinang pada Okober lalu. Pihak kepolisian menelusuri kejadian pemukulan terhadap pelajar tersebut.

"Pada Senin (6/11) ini, langsung dilakukan pengecekan ke SMPN 10 Pangkalpinang. Memang ada peristiwa pemukulan oleh guru kepada murid kelas 8A," kata Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Rikwanto, kemarin.

Namun dari hasil penyelidikan, video yang viral dengan keterangan yang berhasil dihimpun berbeda. Kata Rikwanto, peristiwa di Pangkalpinang terjadi di luar kelas. Dari video yang viral, kata dia, aksi kekerasan dilakukan di ruang kelas.

"Beda dengan TKP (tempat kejadian perkara) dan tidak sesuai. TKP pemukulan di video berada di kelas, untuk kasus di SMPN 10 peristiwa kekerasan di luar kelas," tandas Rikwanto.

Beredarnya video tersebut membuat geram masyarakat di jagat maya. Warganet mengecam tindakan yang diyakini oknum guru. Warganet sepakat tindakan pemukulan kepada siswa tidak pantas, sekalipun seorang siswa bersalah.

"Ini guru dimana? Ini bukan guru, tapi petinju kalap. Tolong Mendikbud buat perhatiannya," cuit akun @imanbr.

"Apapun itu alasannya kekerasan tidak bisa dibiarkan terjadi apalagi dilingkungan pendidikan, cc @ DivHumasPolri @CCICPolri @ PolriMultimedia, sambung akun @RetmonDuliArfa.

"Apapun alasannya seorang guru tak pantas bertindak demikian! Keadilan harus ditegakkan," tegas akun @benpangkw.

Akun lain meminta aparat segera menangkap pelaku yang melakukan kekerasan tersebut. Dunia pendidikan tercoreng akibat tindakan kekerasan yang merusah mental para pelajar.

"Jangan ada pembiaran seperti ini dan harus di tindak tegas karna mereka itu adalah generasi bangsa kita," tutur akun @ agan_ajun.

"Teerkutuknya guru yang menganiaya murid . Dikutuk aja rasanya masih kurang tuh , harus dibawa ke ranah pidana pengadilan tuh guru yang menganiaya murid biar kapok," kutuk akun @steve1234.

"Gw udah liat videonya ..brutal banget..kalo di terusin anak murid nya bisa tewas," iba akun @iwanpales.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengutuk aksi kekerasan terhadap pelajar yang terekam tersebut. Dari hasil pertemuan dengan pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dugaan penganiyaan bukan dilakukan guru, melainkan orangtua murid.

"Dugaan sementara lokasinya adalah sebuah SMA atau SMK swasta, dan peristiwanya diduga dilakukan bukan oleh guru tapi orang tua murid," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti di kantor Kemendikbud, Jakarta Pusat, kemarin.

Kata Retno, keberadaan orang tua murid di kelas karena anaknya dilecehkan oleh siswa yang dipukul secara brutal. Tapi Retno juga mempertanyakan alasan orang tua dalam melakukan kekerasan tersebut.

"Katanya karena anaknya mendapatkan pelecehan seksual lalu ngamuk. Kok bisa orang tua bisa masuk ke dalam kelas, kemudian menghajar anak itu? bagaimana keamanan sekolah? Kami pertanyakan pada pihak Kemendikbud," tutur Retno.

Ada juga yang menanggapi pernyataan KPAI mengenai dugaan bukan guru melainkan orang tua murid yang marah. "KPAI kok bs beragumen spt itu..?? TKP nya aja blm tau,pelaku &korban aja blm ada yg lapor/ketangkap. kok bs beragumen yg memukuli orang tua siswa krn anak nya dlecehkan,aneh bgt klo mengeluarkan pdapat," ujar akun @ rusliafandi.

Akun lain juga meminta KPAI bergerak cepat dalam menangkap pelaku kekerasan tersebut. Menurut akun @williamtanu01, "Kpai jgn cuma bicara saja,tp lapor kepolisi dong ini sangat biadad dan bisa bikin orang meninggal atau cacat."

"Betul anak sekarang banyak yg kurang santun. Tp bkn berarti si anak hrs dianiyaya kan? Apa lg di dlm kelas. Itu guru atau preman?!!" ujar @iyes_socute

Warganet yang melihat kejadian tersebut was-was terhadap kekerasan yang ditemukan dalam dunia pendidikan. Salah satu akun berharap kejadian itu tidak terjadi dalam lingkungannya.

Duh viral video guru mukul muridnya Ya Allah geram bgt sumpah bayangin kalo sampe naudzubillah adekku digituin kata akun @ erlynyuniashri.

Aparat dan institusi terkait harus jelas dalam mengusut pelaku kekerasan tersebut. Jika memang benar terjadinya pelecehan seksual seharusnya diselesaikan dengan aturan hukum yang berlaku.

Jika memang benar adanya kekerasan oknum guru terhadap pelajar. Pemerintah harus segera melakukan pembenahan dalam mencari tenaga pendidik untuk kemajuan anak bangsa.(kpai/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Anak
Kornas Anak Republik Berharap Capres Jokowi dan Prabowo Bertemu Langsung Tanpa Utusan
Kasus 12 Siswa SMA Menganiaya Siswi SMP, Proses Penyelesaiannya Agar dengan Keadilan Restoratif
Mendikbud Muhadjir Pimpin Pencanangan Gerakan Nasional 1 Juta Boneka; Awesome !
Selebrasi 20 Tahun Komnas Perlindungan Anak Bersama Anak Indonesia (1998-2018)
Tendang Pelaku, Bocah Perempuan 7 Tahun Selamat dari Penculikan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Rekam Aksi Beringas Brimob Saat demo, Wartawan CNN Dianiaya
Korban Aksi 21/22 Mei, Anies Baswedan: Enam Orang Meninggal Dunia
FPI: Ada Pihak Ketiga Yang Ingin Mengadu Domba
Bawaslu Diimbau Beri Laporan Evaluasi
Fadli Zon Luncurkan Buku 'Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy'
Komisi III Tolak Keempat Calon Hakim Agung
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
5 Mantan Danjen Kopassus Siap Pimpin Aksi Demo 22 Mei 2019 Mendatang
Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]