Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Kecelakaan Kapal Laut
KMP Gelis Rauh Terbakar, 53 Penumpang yang Terjebak Selamat
Friday 18 Jul 2014 10:46:14

Kapal KMP Gelis Rauh yang terbakar.(Foto: twitter)
BALI, Berita HUKUM - Kapal penumpang KMP Gelis Rauh terbakar hebat dengan puluhan penumpang terjebak didalam kapal saat baru berlayar melewati Selat Lombok dalam perjalanan dari Pelabuhan Padangbai Kabupaten Karangasem, Bali ke Pelabuhan Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Kamis (17/7) malam. Seluruh penumpang dikabarkan selamat.

Kapal nahas itu berangkat dari Pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali menuju Pelabuhan Lembar, Lombok pukul 20.40 Wita, membawa 53 orang penumpang dan 20 awak kapal. Kapal yang dinahkodai Rimba Irawan juga mengangkut 13 truk besar, truk sedang atau bus sedang sebanyak 8 serta kendaraan kecil lainnya.

Petugas gabungan hingga kini masih melakukan evakuasi terhadap para korban di lokasi kebakaran, yang berjarak sekira 5 mil dari pelabuhan.

"Kami belum tahu penyebab kebakaran, demikian juga kondisi penumpangnya," ujar Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Padangbai, Ketut Aryadana kepada wartawan, Jumat (18/7) dini hari.

Aryadana mengaku untuk mempercepat evakusi kapal yang mengalami musibah itu, 3 kapal dikerahkan untuk membantu proses evakuasi yaitu KMP Elisa, KMP Suana Kartika, serta KMP Nusa Jaya Abadi.

Sementara, Kapolres Klungkung, Ajun Komisaris Besar Ni Wayan Sri Yudatni Wirawati menyatakan evakuasi sempat terhambat situasi yang gelap gulita sehingga upaya evakuasi pun berjalan lambat.

"Kami mendapat laporan kapal terbakar, kami bersama otoritas pelabuhan, Pol Air Polda Bali dan Polres Karangasem bergerak untuk melakukan evakuasi. Penumpang selamat sudah bisa dievakuasi dan masih ada yang terjebak di dalam kapal terbakar tersebut," jelas Sri.

Sri mengakui upaya pemadaman api juga sedikit terhambat lantaran keterbatasan alat. Ditengah kondisi kapal yang masih terbakar dan api masih terus mengepul, pihaknya terus berupaya melakukan proses evakuasi penumpang.

"Kami tengah mengirim kapal lebih besar untuk memperlancar evakuasi. Kapal terbawa ombak bergerak ke arah selatan menuju sekitar perairan Nusa Penida," tandasnya

Sementara, Evakuasi oleh Tim Gabungan POl Air POlda Bali, SAR, ASDP Padangbai dan unsur SAR lainnya terhadap kapal yang terbakar pada Kamis (17/7) pukul 21.30 Wita, baru berakhir pada Jumat (18/7) sekira pukul 03.00 Wita.

"Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat," ujar Fathurrahan anggota Tim SAR Karangasem.

Ada sekitar 73 penumpang yang berhasil dievakuasi yang langsung dibawa ke Padangbai, Karangasem untuk penanganan selanjutnya. Satu penumpang lainnya, dievakuasi ke Lembar, NTB.

Mereka dievakuasi dengan beberapa kapal feri dan kapal cepat lainnya yang dikirim ke lokasi, sejak terbakar hingga pagi tadi,

Akibat kejadian itu, para penumpang meski tidak ada yang mengalami luka serius namun mereka masih syok dan belum bisa dimintai keterangan..(fad/inilah/bhc/sya)


 
Berita Terkait Kecelakaan Kapal Laut
 
• Tabrak Batang Kayu, Speedboat Nur Shinta Tenggelam di Perairan Ujo Bilang Sungai Mahakam
 
• Tragedi di Danau Victoria, Setidaknya 200 Orang Meninggal Dunia
 
• Implikasi Hukum Penerapan Scientific Marine Accident Investigation
 
• KM Sinar Bangun Tenggelam karena Human Error
 
• Musibah KM Lestari Maju Harus Jadi Perhatian Serius Pemerintah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]