Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Koperasi
KKRG akan Masuk Wilayah Sulut dan Sulteng pada Tahun 2021
2019-10-16 12:21:47

Ketua DPD Nasdem Kabupaten Gorontalo, Rustam Akili Bersama Mantan Bupati Gorontalo 2 Periode, David Bobihoe pada Acara syukuran.(Foto: BH /ra)
GORONTALO, Berita HUKUM - Koperasi Kesejahteraan Rakyat Gorontalo (KKRG) yang di cetuskan oleh putra asli Gorontalo Rachmad Gobel ini, pada Tahun 2021 akan memasuki Wilayah Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah, hal ini di ungkapkan oleh mantan Bupati Gorontalo dua periode, David Bobihoe saat acara syukuran di kantor DPW Nasdem pada sabtu malam (12/10).

Menurut David Bobihoe, Koperasi yang modal awalnya 500 juta dari kantong pribadi Rachmad Gobel ini banyak sekali peminatnya, karena bisa menjangkau masyarakat ekonomi lemah, seperti petani dan nelayan serta para pedagang yang berjualan di lapak.

"Alhamdulillah sudah bisa menjangkau masyarakat ekonomi lemah, yang tadinya mereka hanya bergantung pada kredit dengan bunga yang sangat tinggi yaitu 30-40%, namun dengan kehadiran KKRG ini, Alhamdulillah kita bisa tekan, jadi kalau 1% per minggu maka dengan jangka 10 minggu cuma 10%, dan ini sangat membantu sekali, karena pada saat mereka meminjam, misalnya satu juta maka yang di serahkan ke mereka juga satu juta, tanpa ada potongan sama sekali seperti yang lainnya", ungkap David.

"In Shaa Allah Road Map kita pada tahun 2019 ini sampai pada awal tahun 2020 itu sudah bisa menjangkau Kabupaten Gorontalo secara keseluruhan di susul Kabupaten/Kota lainnya se Provinsi Gorontalo, kemudian pada tahun 2021 kita akan masuk le wilayah-wilayah lain di luar Provinsi Gorontalo, seperti Provinsi Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah", tambahnya lagi.

Saat dimintai tanggapannya mengenai statment RG untuk mendukung Kader Nasdem di Pilkada, David Bobihoe menjelaskan bahwa kehadiran dan keberhasilan Nasdem pada pemilu 2019 ini dan untuk mewujudkan program-program RG baik melalui Partai maupun pribadi, David menganggap menjadi satu kewajiban semua pihak untuk memenangkan Kader Nasdem di Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Gorontalo serta Kabupaten Bone Bolango, sehingga diharapkan mereka menjadi pioner yang akan menjalankan dan mewujudkan Program Rachmad Gobel.

"Untuk Nasdem Kabupaten Gorontalo, masih sementara menjajaki dengan beberapa Partai biru-biru, PKS dan PDIP, In Shaa Allah bulan Januari atau Februari sudah ada hasilnya", ujar David Bobihoe.(bh/ra)


 
Berita Terkait Koperasi
 
OJK Mau Bunuh Koperasi Syari'ah?
 
KKRG akan Masuk Wilayah Sulut dan Sulteng pada Tahun 2021
 
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
 
Ketua DPR Harap Pemerintah Proaktif Selesaikan RUU Perkoperasian untuk Segera Dapat Disahkan
 
PP Muhammadiyah: 'Mafia' Rentenir, di Balik Belum Disahkannya RUU Perkoperasian
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Aksi Damai Massa 'Minta DPR RI Dengarkan Suara Rakyat Agar Pilkada 2020 Ditunda'
Tanpa Peran Soeharto, Indonesia Jadi Negara Komunis
PKS: Penghapusan Mata Pelajaran Sejarah Berbahaya dan Tidak Relevan
Ditlantas Polda Metro Adakan Baksos Hari Lantas Bhayangkara ke-65, Puluhan Ton Beras Dibagikan
NU Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Jansen Sitindaon: Dulu Jadi Jubir Sandiaga, Sekarang Jadi Lawan
Said Didu: Bu Menkeu, Dulu untuk Dampak Krisis Ditolak, Sekarang Jiwasraya 'Dirampok' Kok Malah Dikucurkan 20 T?
Hasil Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung, Bareskrim Polri: Ada Unsur Pidana
Sekda DKI Jakarta Saefullah Tutup Usia
Syekh Ali Jaber: Saya Tidak Terima Kalau Pelaku Penusukan Dianggap Gila, Dia Sangat Terlatih
59 Negara Tolak WNI, Refly Harun: Kesalahan Jokowi, Bukan Anies
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]