Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
BlackBerry
Jutaan Pemilik BlackBerry Alami Gangguan
Wednesday 12 Oct 2011 00:19:49

Para pengguna BlackBerry (Foto: Ist)
LONDON (BeritaHUKUM.com) – Jutaan pemilik BlackBerry di seluruh Eropa, Timur Tengah dan Afrika mengalami gangguan. Hal ini diakibat rusaknya server dari penyelenggara layanan tersebut. Para pemilik smartphone ini, dilaporkan tidak dapat menelusuri web, mengirim pesan email atau pesan instan.

Diduga, seperti diberitakan The Telegraph, permasalahan itu muncul dari pusat data yang ada di Slough. Pihak Blackberry Inggris mengatakan bahwa mereka telah mengetahui permasalahan ini dan sedang berusaha menyelidikinya.

Dalam tweet yang dikirimkan sekitar 14.42 waktu setempat, perusahaan mengatakan: "Beberapa pengguna di EMEA (Europe, Middle East and Africa) telah mengalami masalah."

Diberitakan, awal pekan ini beberapa operator mobile dari Inggris, Mesir, Kuwait, Qatar dan beberapa negara lain mengeluhkan layanan dari produsen Blackberry, RIM.

Diantara perusahaan yang melaporkan masalah itu adalah Qtel Qatar, Etisalat di Uni Emirat Arab, yang berbasis di Dubai Du, Zain Kuwait, dan Bahrain Telecommunications Co. Namun hal tersebut dibantah oleh sejumlah perusahaan telekomunikasi di Timur Tengah dan Eropa yang justru menyatakan bahwa kesalahan terletak pada server RIM di Kanada.

Ironisnya, para pelanggan korporat mengatakan, mereka tidak mengalami gangguan layanan. Ini menunjukkan bahwa permasalahan ini hanya terjadi pada konsumen Blackberry yang menggunakan sistem layanan BIS, bukan pengguna sistem BES.

Sementara itu, di sejumlah tempat di Jakarta dilaporkan pengguna layanan Blackberry dari XL juga mengalami masalah serupa. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari XL terkait gangguan tersebut.(rtr/sya)


 
Berita Terkait BlackBerry
 
BlackBerry Siap Luncurkan Z3 Pekan ini
 
BlackBerry Rugi, Pendiri Jual Saham Senilai Rp 317 Milyar
 
Surat Blackberry Untuk Pengguna
 
BlackBerry Akan Dijual Sekitar Rp 53 Triliun
 
Kalah Bersaing, BlackBerry Kini Cari Selamat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]