Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Italia
Juru Mudi Kapal Concordia Asal Indonesia Divonis Bersalah di Italia
Monday 22 Jul 2013 18:10:21

Kecelakaan kapal Costa Concordia.(Foto: @AltriMondiGazza)
ITALIA, Berita HUKUM - Pengadilan Italia menyatakan lima orang awak kapal bersalah terkait peristiwa karamnya kapal Costa Concordia pada Januari 2012 yang menewaskan 32 orang.

Sebagaimana diberitakan BBC, Sabtu (20/7), dua perwira, juru mudi, pimpinan layanan kamar, dan kepala tim krisis diganjar hukuman penjara antara 10 bulan hingga dua tahun.

Mereka sebelumnya sudah mencapai kesepakatan mengaku bersalah untuk menghindari hukuman penjara yang panjang.

Berdasarkan undang-undang Italia, bahkan ada kemungkinan kelimanya tidak akan ditahan namun diganti dengan hukuman dalam bentuk pengabdian masyarakat.

Kelimanya adalah Roberto Ferrarini, Manrico Giampedroni, Ciro Ambrosio, Silvia Coronica, dan juru mudi asal Indonesia, Jacob Rusli Bin.

Hukuman terlama dijatuhkan kepada Roberto Ferranini, yang berada di daratan untuk memimpin upaya penyelamatan para penumpang.

Kapal Costa Concordia kandas di atas batu di dekat Pulau Giglio Klik pada tanggal 13 Januari 2012 karena berlayar terlalu dekat ke daratan.

Sementara itu kapten kapal, Francesco Schettino, menjalani persidangan terpisah dengan dakwaan pembunuhan berganda, menyebabkan karamnya kapal serta meninggalkan kapal ketika ribuan orang masih berada di dalam kapal.

Jaksa penuntut dalam dakwaan terhadap lima awak kapal mengatakan Kapten Schettino yang bertanggung jawab sementara kelima awak yang dijatuhi hukuman hanya merupakan pelaku kecil.

Bagaimanapun hukuman atas kelima awak ini dikritik oleh penasehat hukum keluarga para korban.

"Apa yang dipikirkan keluarga korban? Ini jelas amat mengecewakan," tutur Daniele Bocciolini.

"Schettino tinggal satu-satunya yang diadili dan dia bukan satu-satunya yang bersalah, menurut pendapat saya," tambahnya kepada Stasius TV SkyTG24.

Kapten Schettino diancam hukuman penjara 20 tahun jika terbukti bersalah. Dia berulang kali menolak dakwaan dengan mengatakan tanpa tindakannya maka akan lebih banyak penumpang yang tewas.

Dalam peristiwa ini sebanyak 4.200 penumpang melompat ke laut dan berhasil mencapai daratan dengan berenang sementara sebagian lain diselamatkan oleh kapal maupun helikopter penyelamat beberapa jam setelah kapal karam.(bbc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Italia
 
• Pengadilan Mafia Terbesar di Italia Beberapa Dekade, Ratusan Anggota 'Ndrangheta, Kelompok Penjahat 'Paling Kuat', Didakwa
 
• Jembatan Layang Ketinggian 45 Meter di Italia Ambruk, 35 Tewas dan Mobil-mobil Jatuh
 
• Migran Laut Tengah yang Tewas Mencapai 30.000
 
• Operasi Besar atas Mafia Italia, 163 Ditangkap
 
• Presiden Italia Bersaksi di Pengadilan Mafia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]