Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Media
Jurnalis Jakarta Pusat Adakan Acara Bincang Kamtibmas Ring 1 dengan 3 Pilar
2018-06-04 20:46:12

Tampak para pembicara acara Bincang Kamtibmas Ring 1 dengan tiga pilar dari unsur Pemerintahan Kota, TNI dan Polri.(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Media Center Jurnalis Jakarta Pusat (JJP) mengadakan acara Bincang Kamtibmas Ring 1 dengan tiga pilar dari unsur Pemerintahan Kota, TNI dan Polri dalam meningkatkan sinergitas, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Roma Hutajulu mengatakan pihaknya selalu berkoordinasi dengan unsur lainnya dalam menciptakan Kamtibmas.

"Kami dari Polres Metro Jakpus terus menjalin komunikasi dengan pak Wali Kota dan pak Dandim untuk meningkatkan sinergitas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Roma di Jakarta, Senin (4/6).

Ia menjelaskan secara rinci, sinergitasnya yang telah dilakukan melakukan patroli bersama TNI dalam rangka meningkatkan keamanan. Di bulan Ramadhan, tiga pilar Jakarta Pusat terus berusaha menekan angka bentrokan di saat Sahur On The Road (SOTR).

Selain itu, di wilayah Jakpus terus melakukan pengamanan bagi Presiden dan Wakil Presiden dan objek vital.

Polres Jakpus juga bekerjasama dengan Pemkot dan TNI guna menjaga kestabilan harga pangan.

"Mengantisipasi harga pangan, kami montior terus harga baik dari intelijen kodim, Polres dan Sudin tentang Ketahanan Pangan. Beberapa kali operasi pasar. Kemarin ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya nanti kami akan terus awasi. Ini menjadi komitmen kami pak Dandim dan Wali Kota," lanjutnya.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meganthara mengatakan, dalam hal kestabilan pangan, selain menggelar operasi pasar dan peninjauan harga, Pemkot dan Pemprov DKI serta BUMD langsung bekerjasama dengan produsen di daerah seperti daging sapi dari NTT, Bawang Merah dari Brebes dan lainnya.

Untuk bahan pokok lainnya, seperti beras, menurut Bayu, Pemprov DKI sudah memiliki produknya dan dijual bebas di pasar swalayan. Selain itu, pada saat operasi jajanan petugas gabungan menemukan makanan yang diduga mengandung bahan berbahaya.

"Kami sidak di Benhil, masih ada makanan yang mengandung bahan berbahaya. Kami terus lakukan pengawasan," jelasnya.

Dandim 0501/JP Kolonel Inf Edwin Sumantha mengatakan, pihaknya siap membantu Polres Metro Jakpus dan Pemkot Jakarta Pusat dalam memelihara Kamtibmas.

"Saya mendapat perintah dari panglima untuk all out untuk bantu Polri. Kami stand by siap tunggu panggilan," ujar Edwin.(bh/as)


 
Berita Terkait Media
 
LSP Pers Indonesia Apresiasi Digitalisasi dan Pelayanan Prima PTUN Jakarta
 
Dewan Pers Indonesia dan SPRI Ajukan 8 Tuntutan Kemerdekaan Pers kepada Presiden
 
LKPP Terima Pengaduan WAKOMINDO Terkait Diskriminasi Kerjasama Media di Pemerintahan Daerah
 
Biro PP Lakukan 'Media Visit' Massifikasi Informasi Kinerja DPR dan Persiapan IPU
 
Perselisihan Kapolrestro Depok-Wartawan Dimusyawarahkan, Kompolnas: Media Membantu Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]