Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pelecehan Seksual
Jumpa Pers Dugaan Pelecehan Seksual di SMA di Jaktim Ricuh
Friday 01 Mar 2013 16:35:59

Ilustrasi, kericuhan.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kericuhan terjadi saat jumpa pers dugaan pelecehan seksual guru terhadap siswinya di sebuah SMA di Utan Kayu, Jakarta Timur. Tiba-tiba saja siswi yang mengaku menjadi korban masuk ke dalam ruangan tempat jumpa pers dan memaki gurunya.

Jumpa pers berlangsung di salah satu kelas di lantai dasar SMA tersebut. Guru yang diduga melakukan pelecehan seksual berinisial T hadir didampingi pengacaranya, Sahbudin, sejumlah guru dan Ketua Komnas Perlindugan Anak Arist Merdeka Sirait, Jumat (1/3).

T membantah tudingan dia melakukan pelecehan seksual terhadap salah satu siswinya. T menuding muridnya ini justru memiliki hubungan percintaan dengan guru lain di sekolah tersebut.

"Murid ini punya pacar di sini. Pacarnya guru geografi, Pak Y," kata T yang mengenakan baju betawi berupa baju koko putih, kopiah hitam dan berkalung sarung ini.

Saat memberikan bantahan itu, tiba-tiba saja guru Y yang dituding memiliki hubungan dengan murid tersebut masuk ke dalam ruangan. Y yang mengenakan baju batik warna biru langsung duduk sebaris dengan peserta jumpa pers.

Begitu duduk, Y langsung membantah dia memiliki hubungan asmara dengan siswi yang dimaksud T. Menurutnya hal itu hanya cerita bohong belaka. "Saya tidak ada hubungan apa-apa, hanya sebatas murid dan guru. Siswi menilai saya sebagai figur seorang ayah," katanya, seperti yang dikutip dari detik.com, pada Jum'at (1/3).

Di luar ruangan kelas, puluhan murid berkerumun mendengarkan penjelasan Y dan T mengenai dugaan pelecehan seksual tersebut. Hanya wartawan dan guru yang boleh masuk ke dalam ruangan kelas tempat jumpa pers.

Keadaan menjadi ricuh ketika tiba-tiba saja siswi yang diduga jadi korban pelecehan menerobos masuk ke dalam ruangan. Siswi berkulit putih itu masuk ke dalam ruangan. Siswi itu mengenakan kerudung yang merupakan seragam wajib siswi beragama Islam pada hari Jumat.

Siswi ini langsung memaki-maki guru T dan memintanya berterus terang mengenai kasus tersebut. "Elo tuh bohong! Elo tuh gitu sama gue!" teriak siswi yang mengenakan seragam putih abu-abu ini.

Sambil menujuk-nunjuk gurunya siswi itu terus mendekat ke arah T, namun beberapa orang guru mencegahnya dan membawa siswi ini keluar dari ruangan kelas. Para siswa yang berkerumun di depan ruangan kelas hanya bisa melihat saat saja saat peristiwa itu berlangsung.

Arist Merdeka Sirait menyebut ada ancaman untuk tidak lulus ujian nasional kepada siswi tersebut, sehingga ada oral seks. Karena itu, tim investigasi akan segera diterjunkan.

"Saya akan melakukan tim investigasi, 5 orang dari Komnas 2 orang dan kepala dinas, kami belum menyimpulkan siapa dari mereka yang melakukan itu," terang Arist.(dtk/bhc/rby)


 
Berita Terkait Pelecehan Seksual
 
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
 
Tiga Mahasiswi Fakultas Kehutanan Unmul Diduga Alami Pelecehan Seksual oleh Dosen Pembimbing
 
Gereja Katolik Prancis Siap Jual Aset dan Pinjam Uang untuk Bayar Ganti Rugi Korban Pelecehan Seksual
 
Kesaksian Para Perempuan Korban Pelecehan Gubernur New York Andrew Cuomo
 
Kasus 'Begal Payudara', Kuasa Hukum Berhasil Mediasi Pihak Pelaku dan Korban
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]