Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
PilGub
Jokowi Resmi di Tetapkan Sebagai Gubernur DKI


Jakarta Baru, Jokowi - Basuki (Foto: Ist)
JAKARTA,BeritaHUKUM - Usai melakukan rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2012, yang dimenangkan pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaya Purnama (Jokowi-Ahok), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta, resmi menetapkan keduanya sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih periode 2012-2017. Kendati begitu, KPU memberikan waktu tiga hari pada pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Jika dalam kurun waktu tiga hari ini tak ada gugatan maka penetapan ini akan dianggap sah.

Ketua Pokja Pencalonan KPU DKI Jakarta, Jamaluddin F Hasyim mengatakan, penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih sudah sesuai jadwal. Berdasarkan hasil penghitungan suara, seperti dilakukan pada Jumat (28/9) kemarin, pasangan Jokowi-Ahok, berhasil meraih juara dalam pilgub karena mampu mendulang suara sebanyak 2.472.130 suara atau 53,82 persen. Sedangkan pasangan incumbent, Foke-Nara hanya meraih 2.120.815 suara atau 46,18 persen.

"Dengan perolehan suara itu pula KPU menetapkan pasangan Jokowi-Ahok sebagai pemenang Pilgub DKI 2012. Kami masih memberikan waktu tiga hari untuk gugatan dari pihak lawannya. Jika dalam waktu tiga hari tak ada gugatan maka penetapan hasil pilgub ini dianggap sah," ujar Jamaludin F Hasyim, usai rapat pleno KPU DKI, Sabtu (29/9).

Surat penetapan ini ditandatangani oleh empat anggota KPU DKI yaitu, Jamaluddin F Hasyim, Sumarno, Suhartono, Aminullah, dan satu ketua KPU DKI yaitu, Dahliah Umar. Salinan surat penetapan ini akan langsung dikirim ke DPRD DKI Jakarta, agar selanjutnya dikirim kepada Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi.

Surat dari dewan itu sekaligus untuk rekomendasi pelantikan terhadap pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI terpilih. Pihaknya berharap, pelantikan itu akan dilakukan sesuai jadwal, yakni pada 7 Oktober mendatang. Namun keputusan tersebut diserahkan sepenuhnya pada presiden atau mendagri yang akan melakukan pelantikan yang rencananya akan dilakukan pada Hari Minggu tanggal 7 Oktober 2012.

Dalam rapat pleno penetapan hasil pilgub ini, hadir gubernur terpilih Joko Widodo didampingi pasangannya, Basuki Tjahaja Purnama. Menurutnya, setelah penetapan ini dan ia mendapat surat penetapan resmi dari KPU Provinsi DKI, ia akan langsung kembali ke Solo hari ini juga untuk menyerahkan surat penetapan KPU DKI kepada DPRD Solo. Namun, Jokowi membantah adanya isu DPRD Solo tidak setuju dengan pemberhentian dirinya sebagai Walikota Solo, sehingga akan mempersulit permohonannya. (bhc/bj/rat)


 
Berita Terkait PilGub
 
Awasi Pemilihan Wakil Gubernur!
 
Komite Rakyat Nasional: Pak Dedi Mulyadi Menggambarkan Sosok Seorang Pancasilais
 
Pilgub Lampung: Kandidat Mulai Bidik Pasangan Masing-Masing
 
Figur Rustringsih Bumerang Untuk Dinasti Karno
 
H -3 Undangan Pemilukada Sumut Belum Sampai ke Masyarakat Sunggal
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]