Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Mahfud MD
Jokowi Dukung Mahfud MD Nyapres
Friday 28 Jun 2013 23:17:26

'Memimpin dengan Hati', Dua Tokoh Yang Selalu Menjadi Trending Top Hit berbagai media, Jokowi dan Mahfud MD, Duduk Bersama Dalam Satu Panggung Seminar, Jumat (28/6).(Foto: BeritaHUKUM.com/zul)
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Bertempat di Kampus Universitas Islam Indonesia (UII), Jl.Kaliurang,Km.14,5, Selaman, Jogjakarta, Jumat (28/06), diadakan seminar bertajuk ‘Memimpin Dengan Hati’. Beberapa tokoh nasional hadir dalam kegiatan tersebut.

Namun yang menarik bagi para peserta seminar, hadirnya dua sosok yang selama ini selalu menjadi trending topik diberbagai media, yaitu Gubernur DKI Jakarta, Jokowi dan Mantan Ketua MK, Mahfud MD yang duduk berdampingan satu panggung, keduanya ikut memberikan sumbang saran sebagai Nara sumber, dalam Seminar tersebut, didampingi oleh Prof. Dr. Syafii Maarif, yang selama ini dianggap sebagai sesepuh dan guru bangsa.

Sebelum acara dimulai, Jokowo, yang juga mantan Walikota Solo, langsung melontarkan, beberapa kata secara spontanitas.

"Jangan ada yang memanas-manasi atau menggosok-gosok saya," jawab Jokowi
Dia mengaku saat ini masih fokus sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dia fokus untuk menyelesaikan berbagai pekerjaannya yang sangat komplek di Ibu Kota DKI Jakarta.

Selain itu, Jokowi justru memuji Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII), Mahfud MD. Jokowi bahkan menggoda Mahfud MD agar terus maju untuk Nyapres.

"Yang dibutuhkan rakyat itu ya seperti beliau. Kalau beliau maju pasti saya dukung. Sekarang ini kan saya Gubernur DKI Jakarta," kata Jokowi sembari menoleh ke arah Mahfud MD yang duduk disampingnya.

Sementara itu, salah seorang peserta Seminar yang enggan disebutkan jatidirinya, sempat berbisik kepada tim media ini, “Tanda-tandanya ini merupakan langkah awal keduanya penjajakan untuk maju berpasangan dalam Pilpres 2014,” ujarnya.(bhc/zul)


 
Berita Terkait Mahfud MD
 
Alasan Mahfud MD Terima Permintaan Prabowo Gabung dengan Komisi Reformasi Kepolisian
 
Mahfud MD Tetap Maju pada Bursa Capres dan Cawapres
 
Mahfud MD Capres Pilihan Santri
 
Mahfud MD Luncurkan Buku: 'Bersih dan Membersihkan'
 
Mahfud MD: Ada 3 Gerakan Berbahaya Beroperasi di Indonesia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]