Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Kasus Kopi Bersianida
Jessica Nangis Dengar Kabar Berkasnya Dinyatakan Lengkap
2016-05-26 20:52:40

Ilustrasi. Komisaris Besar Polisi Krishna Murti saat memberikan keterangan kepada para wartawan.(Foto: BH /mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kinerja Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) membuahkan hasil terkait kasus berkas Jessica Kumala Wongso (27), pihak Kejati menyatakan berkas Jessica dinyatakan lengkap atau P21.

"Berkas telah diterima, kemudian diteliti oleh jaksa peneliti dan dinyatakan berkas lengkap atau p21," ujar Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, M. Nasrun di Jakarta, Kamis (26/5).

Setelah P21, nantinya pihak Kejati akan mengirimkan surat ke penyidik Polda Metro Jaya agar pihak kepolisian bisa menyerahkan tersangka dan barang buktinya sesegera mungkin.

Selanjutnya, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Krishna Murti mengatakan sudah sudah berkordinasi dengan Kejati DKI tentang lengkapnya berkas Jessica. Ia datang ke gedung Kejati DKI untuk mengambil surat resmi sekaligus koordinasi tahap dua.

"Kemungkinan besar tahap 2 pada hari dinas karena (penahanan) tinggal hari Jumat. Jadi besok paling lambat akan tahap 2 terhadap tersangka J, kami serahkan ke JPU di PN Jakarta Pusat. Termasuk barang bukti ada 37 lebih dan dokumen-dokumen lainnya," kata Kombes Pol. Krishna.

Barang bukti yang dilimpahkan tersebut, sambung Kombes Pol Krishna, termasuk rekaman CCTV, semua barang yang disita, serta hasil pemeriksaan laboratorium forensik yang dikumpulkan.

Sementara itu, Kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Hidayat Bostam mengatakan kliennya sangat terpukul saat mendengar berkas perkaranya dalam kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Padahal, pada Sabtu (28/5) besok, masa penahanan kliennya akan habis.

"(Jessica) sedih, Dia tahu dari Ibunya tadi siang," ujar Bostam.

Bostam melanjutkan, pihak keluarga juga terkejut mendengar Kejati DKI menyatakan berkas perkara putrinya lengkap. Ia pun mengatakan Jessica langsung menangis mendengar kabar tersebut.

Jessica dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Ia menjadi tersangka setelah Wayan Mirna Salihin tewas, akibat minum kopi yang mengandung racun sianida.(bh/as)



 
Berita Terkait Kasus Kopi Bersianida
 
• Meski Jessica Telah Divonis 20 Tahun, Suami Mirna 'Tidak Puas'
 
• Jelang Vonis Kasus Jessica, ada Informasi Suami Mirna Beri Bungkusan Kepada Rangga
 
• Perspektif Comprehensive Kasus Kopi Sianida
 
• Polisi Telusuri Penuduh Rangga Terima 140 Juta Kasus Jessica
 
• Jessica Jalani Sidang Lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]