Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Jerman
Jerman Kirim Balik Migran ke Austria
Tuesday 12 Jan 2016 07:53:51

Migran yang dikirim balik ke Austria sebagian besar berasal dari daerah Afrika Utara dan Arab. Migran yang dikirim balik ke Austria sebagian besar berasal dari daerah Afrika Utara dan Arab. Kanselir Angela Merkel menghadapi tekanan dari publik Jerman untuk mengambil tindakan guna menangani kasus pen
JERMAN, Berita HUKUM - Pemerintah Jerman mengirim balik migran dalam jumlah besar ke Austria sejak awal Januari 2016, menurut kepolisian Austria. Sebagian besar migran yang dikirim tidak punya dokumen-dokumen yang sahih, sedangkan sebagian lainnya tidak ingin mengajukan permohonan suaka ke Jerman tapi ke negara lain, khususnya negara-negara Skandinavia.

Kebanyakan migran yang dikirim ke Austria berasal dari Afghanistan, Maroko, dan Aljazair. Adapun warga Suriah tetap berada di Jerman mengingat permohonan suaka mereka biasanya dikabulkan.

“Setiap hari jumlah migran yang dikirim kembali meningkat dari 60 orang pada Desember hingga 200 orang sejak awal tahun,” kata David Furtner, juru bicara kepolisian salah satu negara bagian di Austria kepada kantor berita AFP.

Laporan mengenai langkah pemerintah Jerman yang mengirim kembali sejumlah migran mengemuka di tengah tekanan terhadap Kanselir Angela Merkel untuk menempuh tindakan terhadap pelaku serangan seksual di Cologne pada malam Tahun Baru.

Data resmi penyelidikan insiden itu menyebut terdapat 19 tersangka pelaku serangan. Dari jumlah tersebut, 14 orang di antara mereka berasal dari Maroko dan Aljazair. Sebanyak 10 orang merupakan pencari suaka yang datang di Jerman setelah September 2015.

Sekitar 1,1 juta pencari suaka tiba di Jerman pada 2015. Sebagian datang melewati jalur Turki, Yunani, dan negara-negara Balkan.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Jerman
 
Ratusan Pelaku dalam Skandal Pelecehan Gereja Katolik Jerman Terungkap
 
Ratusan Ribu Pencari Suaka Menghilang di Jerman
 
Jerman Kirim Balik Migran ke Austria
 
Ribuan Migran Tiba di Jerman dan Austria
 
Jerman akan Tambah 100 Tank Leopard
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]