Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Film
Jennifer Lawrence Perankan Fotografer Perang di Film Spielberg
Thursday 05 Mar 2015 21:59:36

Lawrence mendapatkan peran yang juga diincar oleh Reese Witherspoon, Natalie Portman, dan Margot Robbie.(Foto: Istimewa)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Aktris Jennifer Lawrence akan berperan sebagai fotografer perang Lynsey Addario dalam film yang disutradarai oleh Steven Spielberg dan diangkat dari biografi Addario. Jurnalis pemenang penghargaan Pulitzer Prize itu banyak memotret daerah konflik di Afganistan, Irak, Sudan dan Kongo.

Ia juga pernah diculik di Libia.

Bukunya yang berjudul It's What I Do: A Photographer's Life Of Love And War menjadi rebutan studio film pada saat penerbitannya.

Portal berita Deadline mengatakan Warner Bros studio yang akhirnya medapatkan hak untuk membuat versi film dari buku tersebut menunjuk Spielberg sebagai sutradara, Andrew Lazar yang memproduksi film American Sniper terpilih sebagai produser, dan Lawrence sebagai pemeran utama. Ia seorang aktris Amerika yang menerima Academy Award untuk nominasi Aktris Terbaik. Sukses komersial pertamanya datang dengan film superhero X-Men: First Class (2011).

Lawrence dengan nama aslinya Jennifer Shrader Lawrence (24) kelahiran 15 Agustus 1990 ini memperoleh ketenaran internasional untuk bermain sebagai pahlawan Katniss Everdeen dalam film seri Hunger Games (2012-15), yang didirikan sebagai aksi pahlawan paling sukses pada tahun 2015. [1] Dia membintangi komedi romantis David O. Russell Silver Linings Playbook (2012), yang ia memenangkan Golden Globe Award dan Academy Award, menjadi Aktris pemenang Oscar kedua termuda terbaik.

Beberapa studio lain, sutradara dan aktris ternama dilaporkan mengincar proyek ini, setelah ulasannya muncul di majalah The New York Times.

Potret rakyat

Di antara aktris itu adalah Reese Witherspoon, Darren Aronofsky, Natalie Portman, Margot Robbie, serta The Weinstein Company yang ingin memakai George Clooney untuk proyek ini.

Buku Addario menceritakan secara detail pengalamannya ketika terjadi invasi di Afghanistan setelah tragedi serangan 11 September. Ia banyak memotret rakyat Afganistan yang menderita saat Taliban berkuasa.

Hal lain yang diungkap Addario termasuk tragedi genosida di Darfur, Sudan, dan korban pemerkosaan di Kongo.

Bukunya juga mengisahkan masa-masa ia diculik oleh para loyalis Libia tahun 2011. Ia termasuk salah satu dari empat wartawan New York Times yang disiksa selama enam hari pada saat perang Libia.(BBC/wiki/bhc/sya)


 
Berita Terkait Film
 
Hayya 2: Dream, Hope & Reality, Film tentang Isu Kemanusiaan dan Kesehatan Mental
 
Sinopsis Film Cita-citaku Setinggi Balon Karya LSBO PP Muhamadiyah Bersama NA, Malvocs, dan Mixpro
 
Hiburan Jelang Lebaran, Nonton Bareng Film Jejak Langkah Dua Ulama
 
Saksikan Gala Premiere Sisterlillah, Presiden PKS: Ini Kado Istimewa bagi Insan Film
 
'Rekah' Film Karya Anak Muhammadiyah yang Jadi Juara Kompetisi Film Nasional
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]