Mayor Jenderal Qassem Soleimani bersumpah jika Trump memulai perang, Republik Islam akan mengakhirinya, lapor" /> BeritaHUKUM.com - Jenderal Iran Peringatkan Trump, Jika Diserang 'Iran akan Hancurkan Semua Milik AS'

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Iran
Jenderal Iran Peringatkan Trump, Jika Diserang 'Iran akan Hancurkan Semua Milik AS'
2018-07-30 09:27:31

IRAN, Berita HUKUM - Seorang komandan pasukan khusus Iran memperingatkan Presiden Donald Trump jika Amerika Serikat lakukan serangan, makan Iran akan "menghancurkan semua yang dimiliki AS".

Mayor Jenderal Qassem Soleimani bersumpah jika Trump memulai perang, Republik Islam akan mengakhirinya, lapor kantor berita Iran, Tasnim.

Sebelumnya Trump mengirim tweet dengan huruf besar memperingatkan presiden Iran untuk "tidak pernah, selamanya" mengancam AS.

Terjadi peningkatan ketegangan sejak AS mundur dari kesepakatan Iran tahun 2015.

Mayor Jenderal Soleimani -yang memimpin Kekuatan Quds Pengawal Revolusioner elite Iran - pada hari Kamis dikutip mengatakan, "Sebagai seorang tentara, adalah kewajiban saya untuk menjawab ancaman Anda.

"Bicara kepada saya, bukan ke presiden [Hassan Rouhani]. Tidak terhormat bagi presiden kami untuk menjawab.

"Kami di dekat Anda, di mana tempatnya Anda tidak bisa membayangkannya. Mari datang. Kami siap.

"Jika Anda memulai perang, kami akan mengakhiri perang. Anda tahu perang ini akan menghancurkan semua milik Anda."

Dia juga menuduh presiden AS menggunakan bahasa "klab malam dan bangsal perjudian".

Hari Minggu, Trump mengirim tweet mengancam presiden Iran.

Donald J. Trump @realDonaldTrump : "To Iranian President Rouhani: NEVER, EVER THREATEN THE UNITED STATES AGAIN OR YOU WILL SUFFER CONSEQUENCES THE LIKES OF WHICH FEW THROUGHOUT HISTORY HAVE EVER SUFFERED BEFORE. WE ARE NO LONGER A COUNTRY THAT WILL STAND FOR YOUR DEMENTED WORDS OF VIOLENCE & DEATH. BE CAUTIOUS!"

Javad Zarif @JZarif : "COLOR US UNIMPRESSED: The world heard even harsher bluster a few months ago. And Iranians have heard them -albeit more civilized ones-for 40 yrs. We've been around for millennia & seen fall of empires, incl our own, which lasted more than the life of some countries. BE CAUTIOUS!"

Tetapi dua hari kemudian, saat berbicara dengan kelompok veteran, presiden mengatakan AS "siap melakukan kesepakatan sebenarnya" dengan Iran.

Tweet kemarahan Trump adalah menjawab peringatan Rouhani kepada Amerika.

"Amerika seharusnya mengetahui bahwa perdamaian dengan Iran adalah perdamaian yang sebenarnya, dan perang dengan Iran adalah perang sebenarnya," katanya sebelumnya, menurut kantor berita pemerintah Iran, Irna.

Pada bulan Mei, Trump mengumumkan AS menarik diri dari kesepakatan nuklir zaman Obama dengan Iran, bertentangan dengan masukan dari sekutu Eropa.

Trump mengatakan kesepakatan Iran "cacat sampai ke intinya".

Iran membalas dengan menyatakan sedang mempersiapkan pengayaan uranium kembali, yang merupakan inti pembuatan senjata dan energi nuklir.

Washington sekarang menerapkan kembali sanksi kepada minyak dan ekspor pesawat ke Iran serta perdagangan logam berharga disamping sektor-sektor lainnya, meskipun dikecam Inggris, Prancis, Cina, Rusia dan Jerman, yang semuanya menandatangani kesepakatan 2015.

Tetapi terdapat juga berbagai hal lain. AS sangat mencurigai kegiatan Iran di Timur Tengah dan membuat persekutuan dengan Israel dan Arab Saudi, dua negara musuh Iran.

Iran menegaskan program nuklirnya hanya untuk perdamaian dan sejalan dengan kesepakatan tahun 2015 serta telah diverifikasi Badan Tenaga Atom Internasional.


 
Berita Terkait Iran
 
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
 
Iran siapkan hadiah Rp 950 miliar bagi siapapun yang bisa bunuh Donald Trump dan Benjamin Netanyahu
 
Israel Bujuk AS Batalkan Perjanjian Nuklir Iran
 
Baru Dilantik, Presiden Iran Ebrahim Raisi Hadapi Ujian Dini
 
Iran Minta Indonesia Jelaskan Alasan Penyitaan Kapal Tanker yang Dituduh Melakukan Transfer Minyak Ilegal'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]