Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pembunuhan
Jenazah Dufi, Korban Dalam Drum Dimakamkan di TPU Semper Cilincing
2018-11-19 17:40:35

Tampak saat pemakaman jenazah almarhum H Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi, di tempat pemakaman umum Semper, Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (19/11) pagi.(Foto: BH /hmb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Jenazah Almarhum H Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi, korban pembunuhan yang jasadnya ditemukan dalam tong plastik di daerah Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat hari Minggu (18/11) kemarin, dimakamkan di tempat pemakaman umum Semper, Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (19/11) pagi. Isak tangis keluarga dan kerabat mengiringi pemakaman staf khusus dewan pengarah TVRI, ini. Istri korban bahkan jatuh pingsan hingga harus di papah oleh keluarga.

Setiba di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Semper, Cilincing, Jakarta Utara. Jenazah almarhum Dufi langsung dibawa ke liang lahat yang telah disiapkan.

Menurut keluarga, korban Abdullah Fithri Setiawan (43) sudah malang melintang di dunia jurnalistik dan pernah bekerja di beberapa media. Mengawali karir di sebuah media cetak, Dufi kemudian mencoba peruntungan dengan menjadi marketing di dua televisi swasta. Terakhir, korban menjabat sebagai staf khusus dewan pengarah TVRI dan freelance di Muhamadiyah TV.

"Dufi terakhir berkomunikasi dengan keluarga pada Jumat atau dua hari sebelum jasadnya ditemukan," ucap Ali Ramdhoni, adik korban kepada pewarta BeritaHUKUM.com saat dilokasi TPU, pada waktu almarhum Dufi dikebumikan, Senin (19/11) pagi.

Saat itu, lanjut Ramdhoni, korban mengabarkan jika dirinya akan berangkat ke kantor dengan menumpang kereta api, sementara mobil diparkir di Stasiun Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan.

Pihak keluarga mengaku terkejut ketika menerima kabar dari pihak Kepolisian jika Dufi ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Sementara mobil yang dikendarainya juga raib. Dufi meninggalkan seorang istri dan 6 orang anak.

Sebelumnya, Almarhum Abdullah F.S alias Dufi ditemukan tewas di dalam tong plastik berwarna biru di daerah Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada hari minggu kemarin.

Belum diketahui motif pembunuhan korban dan kasusnya hingga kini masih diselidiki Polres Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Inalillahiwainalillahi rojiun.., semoga almarhum H Abdullah Fithri Setiawan meninggal dengan husnul khotimah.. Aamiin YRA..(bh/hmb)

Share : |

 
Berita Terkait Pembunuhan
Polisi Menangkap Dosen UNM Makassar Pembunuh Teman Sekantornya dalam Mobil
Penyanyi Rap Gay, Kevin Fret, Ditembak Mati di Puerto Rico
Chiko Terbukti Membunuh di THM, Hakim Vonis 15 Tahun Penjara
Chatingan Facebook Membawa Maut, Suami Bunuh Mantan Pacar Istrinya di Samarinda
Dua Pelaku Pembunuhan Pemandu Karoke Tiba di Polres Metro Jakarta Selatan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Dompet Dhuafa Benarkan 3 Tim Medis Serta 2 Mobil Diamuk Oknum Polisi
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Rekam Aksi Beringas Brimob Saat demo, Wartawan CNN Dianiaya
Korban Aksi 21/22 Mei, Anies Baswedan: Enam Orang Meninggal Dunia
FPI: Ada Pihak Ketiga Yang Ingin Mengadu Domba
Untitled Document

  Berita Utama >
   
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]