Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Bunga Citra Lestari
Jelang Tutup Tahun 2015, BCL Rilis Album Terbaru 'Hit Singles BCL and More'
Thursday 03 Dec 2015 02:50:09

BCL saat launching Hits Single BCL and More di Jakarta, Rabu (2/12).(Foto: BH/yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menjelang tutup tahun 2015 ini, penyanyi Bunga Citra Lestari (32) yang dikenal akrab dengan panggilan BCL merilis sebuah album terbaru berjudul 'Hit Singles BCL and More'. Album ini merupakan kumpulan lagu singlenya dari dua tahun terakhir yang belum pernah dialbumkan sebelumnya. Album terbarunya juga nanti pada 2016 mendatang akan diluncurkan lagi dengan rasa dan genre yang berbeda.

"Album sudah siap launching nanti 2016, sekarang sedang dalam tahap mengumpulkan materi. Akan ada dua lagu dengan genre, feel dan rasa yang berbeda banget. Lagu 'Mungkin Suatu Hari' karya Rayi punya vibe yang berbeda, lebih happy dan enak untuk dibawa goyang sedikit," ujar Bunga Citra Lestari, dalam acara peluncuran dan konferensi pers di CFC Bangka Raya, Jakarta, Rabu (2/12).

Ia menambahkan dua buah single, yaitu Kehilangan Kamu dan Mungkin Suatu Hari, yang dinyanyikannya bersama musisi jazz legendaris, Tohpati. "Saya diberikan lagu sama Rayi Putra. Sepanjang perjalanan karier saya belum pernah ada yang berbeda. Sampai akhirnya, keluarlah satu nama. Yaitu Tohpati untuk memberikan nuansa pop jazz di lagu, Mungkin Suatu Hari," tambah BCL.

BCL mengaku lebih berani dan fresh bereksplorasi dalam album barunya itu, mengingat perjalanan musiknya sudah cukup matang.

"Kalau untuk market pasti lebih kecil dengan lagu-lagu seperti itu, tapi tidak masalah karena tujuan aku bukan itu lagi. Aku kan sudah 10 tahun berkarya, ini sudah saatnya ber-exsplore lebih lagi. Selain ada lagu-lagu baru itu, lagu-lagu jagoan BCL masih ada sih," jelas penyanyi dan aktris cantik BCL, Rabu (2/12).

Bunga mengaku ingin keluar dari citra yang selama ini melekat padanya sebagai penyanyi pop.

"Orang sudah telanjur mengenal gambaran sosok BCL, sekarang aku ingin menunjukkan kalau BCL bukan cuma penyanyi grande yang menyanyikan lagu cinta-cintaan, tapi juga bisa membawakan lagu yang genre-nya bisa didengar ramai-ramai bersama teman-teman di mobil, pagi-pagi," ungkapnya.

Bunga berharap karyanya akan dikenal dan diterina baik oleh masyarakat.

"Aku harap ini ditangkap dengan baik. Jangan sampai BCL dikenal dengan gaya rambutnya yang gonta-ganti, tapi musiknya juga berkembang," celetuknya.

Tidak memakan waktu yang panjang. Lagu terbaru dari penyanyi sekaligus pemain film ini, hanya membutuhkan waktu sebulan yang lalu. "Kalau untuk proses album hit singles and more ini memakan waktu lama, yaitu dua tahun. Tapi, sebenarnya lagu Mungkin Satu Hari, dibuat sebulan yang lalu. Namun dikejar, biar bersamaan rilisnya dengan album terbaru saya," ucapnya.

Bunga mengungkapkan bahwa, dirinya sangat bahagia, karena lagu-lagu jagoannya saat di atas panggung akhirnya bisa dibuat dalam sebuah album fisik. "Akhirnya, lagu-lagu jagoan saya waktu manggung dan selalu di request sama fans bisa dirilis dalam sebuah album. Kalau sebelumnya mereka hanya mendengarkan di radio, sekarang sudah ada bentuk fisiknya," tutup Bunga.(bh/yun)


 
Berita Terkait Bunga Citra Lestari
 
Kronologi Meninggalnya Suami Bunga Citra Lestari, Ashraf Sinclair Sempat Minta Mie Instan
 
BJ Habibie Pastikan akan Hadir di Konser It's Me BCL
 
Jelang Tutup Tahun 2015, BCL Rilis Album Terbaru 'Hit Singles BCL and More'
 
Julio Iglesias Gandeng James Ingram dan Bunga Citra Lestari Konser di Jakarta
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]