Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Operasi Pasar
Jelang Ramadan, Operasi Pasar Segera Dilakukan
Sunday 15 Jul 2012 23:33:43

Ilustrasi, Operasi Pasar Para Menteri Ekonomi (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Umat muslim dalam hitungan lima hari lagi telah memasuki bulan Ramadan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tradisi konsumsi, yang dinilai analis, akan semakin semakin meningkat. Permintaan bahan pokok justru semakin tinggi dibandingkan hari-hari biasanya.

Fenomena inilah yang membuat Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, membuat instruksi menggelar Oprasi Pasar (OP) menjelang bulan Ramadan. Tujuannya sebagai pengendalian harga-harga bahan pangan di pasar. Menurutnya, pengendalian harga-harga ini agar dapat dijangkau oleh masyarakat.

"Kami akan mengantisipasi gangguan distribusi dengan melibatkan jajaran terkait seperti Kementerian Perhubungan, Pemerintah daerah, dan lainnya," papar Hatta di Pondok Gede, Jakarta, Minggu (15/07).

Bahkan, pihaknya menjamin bahwa pasokan bahan-bahan tetap stabil dan tetap ada. Namun, tetap akan mengalami kendala dalam masalah distribusi akibat adanya penimbunan, seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Operasi Pasar ini telah dilakukan di beberapa wilayah. Salah satunya ialah Jawa Timur. Dan, berikutnya, minggu depan, akan dilakukan OP di Jakarta. (bhc/frd)


 
Berita Terkait Operasi Pasar
 
Jelang Ramadan, Operasi Pasar Segera Dilakukan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]