Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Penistaan Agama Islam
Jelang Aksi Super Damai 212 di Monas, Massa Mulai Berdatangan
2016-12-02 05:45:31

Tampak massa Aksi Bela Islam jilid III yang telah hadir di Monas, Jumat (2/12).(Foto: BH /san)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menjelang aksi Bela Islam III untuk menuntut agar segera menahan tersangka kasus pidana penistaan agama Islam yang dilakukan Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, Aksi yang rencana akan digelar pada Jumat (2/12) pagi, tampak di Pintu Timur Monas, Jalan Merdeka Timur sudah dipenuhi sebagian massa yang datang dari berbagai daerah.

Pantauan pewarta BeritaHUKUM.com di lokasi pukul 00.24 Wib Jumat (2/12), saat ini sedikitnya sekitar ribuan massa dari berbagai daerah seperti Tangerang, Banten, Bogor dan Bekasi sudah berada di Pintu Timur Monumen Nasional (Monas).

Pintu gerbang timur Monas terlihat masih tertutup rapat, sehingga massa yang datang secara rombongan terpaksa menggelar spanduk buat alas duduk dan beristirahat.

Sementara itu sepanjang jalan Medan Merdeka Barat, tepatnya di depan Gedung Indosat, terlihat sudah terpasang tempat wudhu bagi peserta Aksi Super Damai 212.

Saat ini berdiri tenda-tenda milik aparat Polri dan TNI dan mobil water cannon di pelataran Monas. Selain itu batu pembatas yang menutup gerbang pintu timur terpaksa diangkut dan dipindahkan ke pintu barat untuk penggunaan jalan keluar masuk peserta aksi damai.

Staf Operasional Dishub DKI, Iwan saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya menurunkan puluhan truk Dishub untuk mengangkut batu pembatas untuk dipindahkan ke pintu barat.(bh/san)


 
Berita Terkait Penistaan Agama Islam
 
DICARI!!, Setelah M Kece, Pria Ini Jadi Buronan Netizen Gegara Hina Nabi Muhammad
 
HNW Apresiasi Kinerja Polri Tangkap Terduga Penista Agama
 
Sukmawati, Potret Sosial-Politik dan Hukum Kita
 
Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz Bachtiar Nasir sebagai Tersangka Dugaan TPPU
 
Jubir PA 212 Kembali Mendatangi PMJ untuk Menanyakan LP Ketua BTP Mania, Immanuel Ebenizer
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]