Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Rusunawa
Jawa Barat Bangun 4 Twin Blok Rusunawa Buruh
Saturday 16 Mar 2013 00:10:45

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) menyatakan kesiapan daerahnya untuk segera membangun Twin Blok (TB) Rusunawa sesuai dengan program Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera).

Aher mengatakan perusahan di daerah Jawa Barat sudah menyiapkan lahan untuk Rusunawa buruh, dan dalam waktu dekat akan dimulai pengerjaannya.

"Sudah ada lahannya dari pihak perusahaan, dan bisa segera dibangun 4 Twin Blok di Jawa Barat," ujarnya.

"Sedangkan untuk Rumah Sakit buruh di Jawa Barat telah menjadi percontohan, dan Jawa Barat akan menyiapkan angkutan umum bagi para pekerja buruh," ungkap Aher.

Sementara Provinsi Jawa Timur yang disampaikan Sekda Provinsi Jawa Timur, Rasiyo mengatakan pada prinsipnya sudah menyiapkan tanah di Sumber Werut seluas 7 Hektar, di Sumber Abadi ada lahan 20 hektar.

Sedangkan jumlah tenaga kerja buruh di Jatim ada 20 Juta, dan menyiapkan 6 (TB) ada di Sumber Welet, yang nantinya akan dihuni pekerja dari Sidoarjo dan Gersik.

Ditambahkannya, masalah membeler ada jika ada surat resmi dari Kementerian, dan kami harapkan anggarannya harus dipersiapkan dalam persiapan anggaran, dan akan kita bahas lebih dalam.

Ada Rumah Sakit buruh di wilayah kota Surabaya dengan menggandeng pihak swasta. Sedangkan untuk angkutan pekerja, konsep Rusunawa ini harus dekat dengan pabrik.

"Konsep kami tidak ada kendaraan umum disana karena dekat harus dengan pekerja, cukup sepeda saja. Bila 1 TB ada 90 kamar, maka 1 kamar dapat dihuni oleh 4 orang pekerja," pungkas Sekda Jawa Timur.(bhc/put)


 
Berita Terkait Rusunawa
 
• Dukung Pembangunan Rusun, Lurah Jatinegara akan Pindahkan Warga yang Bermukim di Bantaran Kali
 
• Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Jelaskan Akses Jalan Alat Berat Proyek Rusun di Jaktim
 
• Alternatif Jalan Yang Akan Dilalui Kendaraan Proyek Pembangunan Rusun di Cakung
 
• Rusunawa untuk di Tinggali, Bukan untuk Tempat Usaha
 
• Jawa Barat Bangun 4 Twin Blok Rusunawa Buruh
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]