Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Vatikan
Jatuh Cinta dengan Pastur, Vatikan Diminta Kaji Selibat
Tuesday 20 May 2014 12:42:57

Para wanita itu meminta Paus Benediktus untuk merestui cinta mereka terhadap para pastur.(Foto: Istimewa)
VATIKAN, Berita HUKUM - Sejumlah perempuan yang jatuh cinta dengan para pastur menulis surat kepada Paus Fransikus berisi permohonan agar hukum selibat di Gereja Katolik dikaji ulang. Perempuan berjumlah 26 orang yang tinggal di Italia itu mengatakan 'mereka menderita' karena larangan gereja atas pastur untuk menikah dan berhubungan seks.

Mereka mengatakan menulis surat kepada Paus Fransiskus atas nama banyak perempuan lain yang merasakan hal yang sama.

Surat dari 26 wanita itu diterbitkan di media Italia.

"Kami mencintai mereka dan mereka mencintai kami," kata para wanita itu dalam suratnya.
Surat itu menyebutkan tentang perasaan sedih karena merasakan tidak dapat menikmati hidup sepenuhnya.

Paus Fransiskus sebelumnya mendukung hukum selibat untuk para pastur dan suster namun pada 2010 ia menulis bahwa posisinya mungkin berubah.

Posisi Paus

Paus sering berkunjung ke janda mantan uskup Jerónimo Podestá yang keluar dari posisinya untuk menikah lebih dari 40 tahun lalu.

Sejauh ini, Paus Fransiskus belum membalas surat para wanita itu.

Hukum selibat telah diterapkan di Gereja Katolik selama sekitar 1.000 tahun.

Sejumlah pemuka gereja mengatakan posisi itu tidak dapat diubah.

Namun kemungkinan isu ini akan diangkat dalam pertemuan para uskup sedunia bulan Oktober mendatang di Vatikan.

Para pendukung perubahan hukum gereja itu mengatakan mengizinkan pastur untuk menikah seperti halnya di Gereja Ortodoks dan Kristiani, akan membantu menyelesaikan kekurangan pastur di dunia.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Vatikan
 
• Skandal Pelecehan Seks: Film Dokumenter, Uskup Agung Polandia Minta Vatikan Selidiki Tudingan Pelecehan Seksual di Gereja Katolik
 
• Paus Perintahkan Rohaniwan Laporkan Pelecehan Seksual, 'Indonesia Belum Ada Kasus'
 
• Bagaimana Paus Fransiskus Tangani Skandal Seks di Gereja Katolik?
 
• Paus Fransiskus Akui Kasus Biarawati Dijadikan Budak Seks oleh Pastor
 
• Pimpin Misa Malam Natal, Paus Fransiskus Kutuk Kemiskinan dan Materialisme
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]