Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pencurian
Jatanras Ditreskrimum PMJ Tangkap 7 Tersangka Curas, 2 Pelaku Tewas
2018-05-18 15:11:00

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Reden Prabowo Argo Yuwono saat jumpa pers di RS Polri, Jakarta Timur, Jumat (18/5).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Unit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya (Jatanras Ditreskrimum PMJ) menangkap tujuh tersangka pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas), yang telah melakukan aksinya lebih kurang 30 kali di wilayah Depok, Tangerang dan Jakarta Pusat. Dua tersangka meninggal dunia.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Reden Prabowo Argo Yuwono, saat beraksi komplotan tersangka selalu membawa senjata api rakitan dan senjata tajam dalam melakukan aksinya dan tidak segan-segan melukai korbannya.

"Dua tersangka tewas ditembak RS dan RD, karena melawan petugas saat ditangkap," ujar Argo di RS Polri, Jakarta Timur, Jumat (18/5).

Selanjutnya, Argo menjelaskan peran para tersangka. RS yang meninggal dunia berperan sebagai kapten, pemilik senjata api rakitan dan eksekutor yang masuk kedalam rumah korban. RD alias EDO berperan sebagai pemilik sajam berupa badik dan eksekutor yang masuk kedalam rumah korban.

ST alias WITO berperan sebagai pemilik senjata air soft gun, pemilik sajam berupa golok, standby didepan rumah korban untuk memantau situasi dari luar. SM bin Paiman berperan sebagai orang yang masuk kedalam rumah korban untuk mengambil barang-barang milik korban, dan memetik motor yang ada dirumah korban.

RS alias RIAN berperan sebagai orang yang masuk kedalam rumah korban untuk mengambil barang-barang milik korban dan memetik motor yang berhasil diambil dari dalam rumah. AS alias ADIT berperan standby di motor, dan memantau situasi dari luar rumah korban.

"EG alias EKA berperan sebagai penampung atau penadah hasil kejahatan," kata Argo.

Modus operandi, sebelum beraksi pelaku memilih sasaran target dengan cara keliling di sebuah perumahan atau perkampungan. Ketika beraksi para pelaku bermain dengan cara membagi sesuai peran masuk kerumah korban.

"Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, para pelaku langsung menggasak barang-barang yang ada di dalam rumah korban sekaligus mencuri sepeda motor yang terparkir dirumah korban dengan cara merusak kunci motor tersebut menggunakan kunci letter T," papar Argo.

Barang bukti yang disita, satu pucuk senjata api jenis revolver, satu pucuk air soft gun, lima butir peluru, satu buah kunci 8 mm, empat buah mata kunci letter T, dua buah kunci L yang sudah dimodifikasi, satu buah gerinda, empat buah obeng, dua buah tang, satu buah kunci pas, empat pasang plat TNKB, 14 buah HP, satu buah kapak palu, satu buah pisau, dua buah parang, tujuh buah STNK, tujuh unit sepeda motor .

Tersangka dipersangkakan pasal 363 KUHP dan diancam dengan hukuman penjara paling lama 7 tahun.(bh/as)


Share : |

 
Berita Terkait Pencurian
HP Wartawati Kena Copet di TIM Saat Meliput Acara Orang Nomor 1 di DKI Jakarta
Resmob PMJ Menangkap 2 Tersangka Pencurian dan 3 Tersangka Kasus Ganjal ATM
Polisi Tangkap 6 Pelaku Pencurian Berpura-pura Petugas PLN atau PAM
Karyawan Homestay Curi Uang Euro Wisatawan Asing untuk Beli Narkoba
4 Pelaku Pembobol Kantor Pegadaian 3 kali Ditangkap, 1 Tewas Ditembak
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pengamat: Rusuh 22 Mei Diharapkan Jadi Momen Perubahan Budaya Politik
Ini Tanggapan Presidium Alumni 212 Soal People Power dan Rusuh di Bawaslu
Pemprov DKI Jakarta Gelar Lomba Foto dan Vlog
AJI: Kekerasan terhadap 20 Jurnalis Saat Aksi 22 Mei Harus Diusut
Sandiaga Uno: Sulit Mengakui Pemilu 2019 Ini Jurdil
Brexit: PM Inggris Theresa May akan Mundur karena Tak Mampu Bawa Inggris Keluar dari Uni Eropa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Sandiaga Uno: Sulit Mengakui Pemilu 2019 Ini Jurdil
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]