Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Taiwan
Jadi Mata-mata China, Mantan Kolonel Taiwan Divonis Penjara Seumur Hidup
Saturday 11 Jan 2014 15:49:01

Ilustrasi, palu Hakim.(Foto: Istimewa)
TAIWAN, Berita HUKUM - Seorang mantan perwira Angkatan Udara Taiwan dijatuhi vonis penjara seumur hidup karena menjadi mata-mata untuk China.

Dalam persidangan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (10/1), Letnan Kolonel (Letkol) Yuan Hsiao-feng dinyatakan bersalah atas 12 dakwaan membocorkan informasi militer rahasia kepada China antara 2003 dan 2007.

Yuan menyerahkan informasi rahasia tersebut ke China lewat koleganya yang telah pensiun, Chen Wen-jen yang direkrut oleh Beijing setelah dia pergi ke sana untuk berbisnis. Chen menerima vonis penjara 20 tahun atas keterlibatannya dalam kasus spionase ini.

Pengadilan juga menjatuhkan denda 7,8 juta dolar Taiwan (US$ 260.000) terhadap Yuan. Jumlah tersebut sama dengan bayaran yang diterimanya karena menyerahkan informasi rahasia tersebut. Putusan Mahkamah Agung Taiwan ini bersifat final.

Kedua orang itu telah ditahan sejak 2012 ketika mereka gagal merekrut dua kolega yunior mereka untuk menjadi mata-mata China. Kedua yunior itu malah melaporkan mereka ke otoritas.

Taiwan dan China saling memata-matai satu sama lain sejak memisahkan diri pada tahun 1949 di akhir perang saudara. Namun pemerintah Beijing masih tetap menganggap pulau tersebut sebagai bagian dari wilayahnya.(AFP/ita/nrl/bhc/rby)


 
Berita Terkait Taiwan
 
Hubungan China dan Taiwan Tak Kondusif, Legislator Minta Pemerintah Lindungi WNI di Taiwan
 
Konflik China-Taiwan Memanas setelah Sejumlah Diplomat Baku Hantam di Fiji
 
Pengembang Gedung Ambruk di Taiwan Ditangkap Polisi
 
Ledakan di Taman Hiburan Taiwan, Ratusan Orang Terluka
 
Ledakan Gas di Taiwan, 22 Tewas
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]