Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Muhammadiyah
JK: Amal Usaha Muhammadiyah Telah Mengakar di Indonesia
Sunday 18 Nov 2012 16:11:36

Suasana Acara Milad ke 100 Tahun Muhammadiyah di GBK Jakarta.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan wakil Presiden sekaligus ketua PMI Jusuf Kalla mengungkapkan, Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi terbesar di Indonesia, hingga saat ini seluruh amal usahanya telah menyentuh semua lini kehidupan warga Indonesia dan telah mengakar kuat.

Hal tersebut diungkapkan Jusuf Kalla saat memberikan testimoni dalam peringatan Milad 1 abad Muhammadiyah di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Ahad (18/11). Menurut Jusuf Kalla, sudah begitu banyak amal usaha Muhammadiyah yang telah dinikmati oleh anak negeri mulai dari pendidikan, social, hingga kesehatan, "Saya kira tidak ada masyarakat Indonesia yang tidak tersentuh amal ibadah muhammadiyah. Apakah pendidikan, sosial. Wajar kita semua mengucapkan selamat," ungkapnya.

Sementara itu mantan ketua umum PB NU Hasyim Muzadi dalam testimoninya selain mengucapkan selamat ulang tahun pada Muhammadiyah juga sekaligus berpesan, sebagai organisasi Islam tertua di Indonesia untuk selalu membimbing umat Islam agar menjaga ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan baik di Indonesia maupun dunia, karena saat ini menurutnya, banyak fenomena perpecahan diantara umat muslim. Dalam acara Milad 1 Abad Muhammadiyah di GBK Jakarta, tampak beberapa tokoh nasional seperti wakil ketua MPR RI Hajriyanto Y Thohari, Menteri Kehutanan RI, Gubernur Jakarta, serta beberapa perwakilan Kedutaan Negara Sahabat di Jakarta.(mdy/bhc/sya)


 
Berita Terkait Muhammadiyah
 
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
 
Kalender Hijriah Global Tunggal: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah
 
Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia
 
Tiga Hal yang Perlu Dipegang Penggerak Persyarikatan Setelah Muhammadiyah Berumur 111 Tahun
 
106 Tahun Muhammadiyah Berdiri Tegak Tidak Berpolitik Praktis, Berpegang pada Khittah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun
RUU Perampasan Aset Masih Ada di Prolegnas Prioritas 2026, DPR-Pemerintah Concern Membahas
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]