Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Polri
Irjen Putut dan Komjen Sutarman Laporkan Harta Kekayaan ke KPK
Thursday 25 Jul 2013 16:09:46

Gedung KPK.(Foto: BeritaHUKUM.com/opn)
JAKARTA, Berita HUKUM - Calon Kapolri satu persatu datang ke KPK untuk melaporkan harta kekayaannya. Setelah Komjen Anang Iskandar dan Irjen Arif Wachjunadi, kini giliran Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayu Seno dan Kabareskrim Komjen Sutarman yang datang. Keduanya tiba berbarengan sekitar pukul 10:45 WIB tadi. Mereka naik mobil terpisah, Irjen Putut menumpang mobil Hyundai Sonata silver bernopol B 1456 RFP, sedangkan Sutarman menggunakan Toyota Camry bernopol B 1138 PD.

Sutarman mengatakan bahwa kedatangannya hari ini adalah untuk melaporkan harta kekayaannya.

"Panggilannya untuk LHKPN," kata Sutarman di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (25/7).

Tak ada komentar banyak dari sang jenderal bintang tiga soal kemungkinan jadi Kapolri. Sambil menenteng map cokelat, dia hanya berlalu saja menuju pintu masuk KPK.

"Ah kita belum tahu (soal Kapolri)," kilahnya sambil tersenyum.

Sementara Putut yang mengenakan baju batik warna merah tak berkomentar apa-apa. Empat jenderal yang datang ke KPK ini memang masuk dalam bursa calon Kapolri yang disebut Kompolnas. Masih ada lima nama lain yang belum hadir. Mereka adalah Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komjen Budi Gunawan, Wakabareskrim Irjen Pol Anas Yusuf, Staf Ahli Kapolri Irjen Badrodin Haiti, Kapolda Sumsel Irjen Saud Usman Nasution dan Kadiv Telematika Polri Irjen Tubagus Anis.(bhc/opn)


 
Berita Terkait Polri
 
• Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
 
• Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden
 
• Jimly: Presiden Prabowo Punya Wewenang Batalkan Perpol Nomor 10/2025
 
• Komjen Agus Andrianto Resmi Jabat Wakapolri Gantikan Komjen Gatot Eddy
 
• HUT Bhayangkara ke-77, Pengamat Intelijen Sebut Tiga Hal Ini Yang Nyata Dihadapi Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]