Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Irak
Irak Tidak Menarik Pasukan dari Perbatasan Saudi
Thursday 03 Jul 2014 23:00:28

Pasukan Irak melakukan patroli di perbatasan Saudi untuk mengatasi pemberontakan.(Foto: Istimewa)
IRAK, Berita HUKUM - Pejabat militer Irak menyangkal pasukannya meninggalkan posisi di sepanjang perbatasan dengan Arab Saudi. Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Brigadir Jenderal Saad Maan mengatakan kepada BBC kekuatan di perbatasan berfungsi seperti biasa.

Sebelumnya, TV al-Arabiya melaporkan Arab Saudi menempatkan 30.000 tentara sepanjang 900km di perbatasan karena pasukan Irak telah menarik diri.

Petugas Saudi ditempatkan di sepanjang perbatasan untuk mencegah serangan pemberontak Sunni yang dipimpin kelompok jihad.

Hari Rabu (2/7) Raja Abdullah membicarakan Irak dan ancaman Negara Islam di Irak dan Levant (ISIS) dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama lewat telepon.

Obama juga mengucapkan terima kasih atas sumbangan sebesar US$500 juta kepada PBB untuk membantu mengatasi masalah kemanusiaan karena pemberontakan di Suriah.

Lebih satu juta warga Irak meninggalkan tempat tinggal mereka selama sebulan ini sementara pemberontak Sunni pimpinan ISIS memasuki Mosul, Tikrit dan kota-kota lain di bagian utara dan barat.

Paling tidak 2.461 orang tewas dalam kekerasan di bulan Juni, menurut PBB dan pemeritah Irak.
Kamis sore, Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu mengumumkan 32 pengemudi truk Turki yang ditangkap ISIS bulan lalu di Irak utara telah diserahkan kepada diplomat Turki dan akan diterbangkan ke Ankara.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Irak
 
PBB Menyerukan Diakhirinya Kekerasan di Irak yang Menewaskan Hampir 100 Orang
 
Bom Tewaskan 165 Orang Lebih, Irak Umumkan Hari Berkabung Nasional
 
Pengungsi di Irak Mencapai 3 Juta Orang
 
Seribu Rudal Antitank AS Dikirim ke Irak
 
AS Kirim 1.500 Tentara Tambahan ke Irak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]